Madrid – Sejumlah penggemar Real Madrid menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Presiden Florentino Perez dengan memasang spanduk protes di berbagai sudut kota. Desakan agar Perez mundur ini muncul menyusul rentetan hasil minor yang dialami tim kesayangan mereka, Vinicius Junior dan kawan-kawan, pasca pemecatan pelatih Xabi Alonso.
Rentetan Kegagalan Real Madrid
Real Madrid dipastikan gagal meraih dua trofi penting dalam sepekan terakhir. Los Merengues menelan kekalahan di final Piala Super Spanyol dan tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey. Pukulan telak terjadi saat Real Madrid didepak oleh klub divisi dua Spanyol, Albacete, dengan skor 2-3 dalam laga Copa del Rey.
Pertandingan melawan Albacete menjadi laga perdana Real Madrid tanpa Xabi Alonso di kursi kepelatihan. Alonso sendiri diberhentikan setelah kekalahan di final Piala Super Spanyol. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Alonso memilih mundur karena merasa tidak mendapat dukungan penuh dari klub dan menghadapi situasi pemain dengan ego tinggi yang kerap membangkang.
Sikap Perez Picu Kekecewaan Fans
Alih-alih memberikan dukungan penuh kepada pelatih, Florentino Perez selaku presiden dikabarkan lebih condong memihak para pemain. Sikap pria berusia 78 tahun tersebut rupanya menuai ketidakpuasan dari sebagian penggemar Real Madrid.
Menukil laporan Mundo Deportivo, para fans Real Madrid membentangkan beberapa spanduk protes yang ditujukan kepada Florentino Perez. Spanduk-spanduk berwarna putih tersebut tersebar di berbagai titik strategis di kota Madrid.
Salah satu unggahan di media sosial Twitter dari akun @_Futbolero_ pada 16 Januari 2026 menampilkan foto spanduk tersebut dengan keterangan, “Han llenado Madrid de pancartas en contra de Florentino Pérez. Qué semanita llevamos, señoras y señores. 🤣 [📸 @partidazocope ] pic.twitter.com/heXklfwjLx”.
Pesan Protes Fans
Tulisan yang tertera pada spanduk-spanduk protes tersebut cukup tegas. Di antaranya bertuliskan ‘Florentino: Game Over’, ‘Super League, lahan parkir, stadion… kegagalan demi kegagalan, presiden yang sudah habis’, hingga ‘Tinggalkan Los Galacticos, Anda siap untuk eutanasia’.
Dari isi pesan tersebut, terlihat bahwa kekecewaan penggemar tidak hanya tertuju pada sikap Perez terkait masalah klub saat ini, tetapi juga meluas pada langkah-langkah kontroversial yang pernah diambilnya, seperti gagasan pembentukan Super League yang mendapat penolakan keras dari UEFA.
Video terkait: Lyon Pinjam Endrick dari Real Madrid Sampai Akhir Musim.






