Berita7 — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberi kelonggaran bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk menonton final Piala Dunia yang digelar Senin dini hari, dengan syarat pekerjaan tidak terganggu.
Pramono menyatakan akan ikut menonton bersama (nobar) di Jakarta International Stadium (JIS) dan menyebut momen Piala Dunia sebagai peristiwa yang terjadi empat tahun sekali.
“Kalau kemudian ada ASN Jakarta yang nonton, ya monggo-monggo saja, yang penting kerjanya jangan kemudian berkurang, walaupun ini pertandingannya di dini hari,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Pramono menegaskan niatnya untuk hadir dalam nonton bareng di JIS.
“Tetapi saya termasuk nanti ada di JIS yang rencana nonton bareng. Menurut saya ya monggo-monggo saja, ini kan 4 tahun sekali lah, 4 tahun sekali. Sehingga dengan demikian, sekali lagi teman-teman sekalian, momentum ini tentunya kegembiraan ini monggo-monggo saja,” ujarnya.
Soal tim favorit, Pramono menyebutkan dukungannya pada Argentina. Ia mengaku semula mengunggulkan Brasil, namun Brasil sudah tersingkir sehingga pilihannya bergeser ke Argentina.
“Saya di awal jago nomor satunya itu Brasil, jago nomor duanya adalah Argentina, jago ketiganya adalah Prancis. Nah, sekarang ini yang masuk adalah Argentina melawan Spanyol. Tentunya saya akan tetap konsisten dengan Argentina,” ujarnya.
Pramono memuji penampilan Argentina saat menghadapi Inggris dan menyorot peran Lionel Messi sebagai pembeda. Ia juga menyebut final kali ini memiliki nuansa sejarah karena keterlibatan Lamine Yamal.
“Tetapi ini juga ada sejarah bahwa di Spanyol itu ada Yamal yang dulu pernah dimandiin Messi. Jadi, cerita tentang final bola kali ini sangat epik sekali,” ujarnya.
Ikuti Berita7
