Berita7 — JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Ibu Kota telah menembus angka 1,04 juta pada semester pertama tahun 2026. Angka ini merupakan bagian dari total 8,82 juta wisatawan nusantara (wisnus) yang juga berkunjung ke Jakarta dalam periode yang sama.
Peningkatan signifikan ini, menurut Pramono, menunjukkan geliat pariwisata dan aktivitas ekonomi di Jakarta yang terus membaik. “Berbagai kegiatan tersebut berhasil mendorong aktivitas ekonomi, pariwisata, dan konsumsi masyarakat. Indikator pariwisata juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan,” ujar Pramono dalam acara Jakarta Budget Talks di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Secara rinci, jumlah perjalanan wisatawan nusantara tercatat sebanyak 8,82 juta. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara mengalami kenaikan sebesar 8,17 persen, mencapai total 1,04 juta kunjungan.
Pramono mengaitkan lonjakan jumlah wisatawan ini dengan berbagai program dan acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu yang paling menonjol adalah rangkaian acara Jakarta Festival of Wonder, yang diklaim mampu menggerakkan roda perekonomian dengan total transaksi mencapai Rp 67,5 triliun.
“Maka untuk mendorong aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat, Pemerintah DKI Jakarta juga memberikan berbagai insentif fiskal bagi penyelenggara berbagai event. Alhamdulillah hal ini mendorong transaksi ekonomi hingga Rp 67,5 triliun melalui rangkaian Jakarta Festival of Wonder,” jelasnya.
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga momentum positif ini dengan terus memperkuat sektor pariwisata. Fokus utama akan diberikan pada peningkatan kualitas transportasi publik dan infrastruktur pendukung lainnya. “Karena Jakarta dulu hanya dikenal sebagai kota bisnis, pusat pemerintahan. Sekarang mengalami peningkatan untuk wisata kunjungannya naik secara signifikan,” tutup Pramono.
Ikuti Berita7
