— Polisi menangkap seorang pria yang diduga melakukan serangkaian penusukan acak di beberapa wilayah Kota Tangerang. Penangkapan dilakukan oleh Polsek Jatiuwung, sementara penyelidikan masih berjalan untuk memastikan keterkaitan pelaku dengan beberapa kejadian.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku menyerang pejalan kaki saat mengendarai sepeda motor di wilayah Cibodas. Keterangan resmi menyebutkan aksi serupa terjadi berulang sejak Mei 2026.

Peristiwa Berulang Sejak Mei

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan peristiwa penusukan tercatat berlangsung pada periode Mei, Juni, dan Juli 2026 di wilayah Jatiuwung.

“Terkait kejadian tersebut, benar telah terjadi beberapa peristiwa penusukan pada periode Mei, Juni, dan Juli 2026 di wilayah Jatiuwung,” kata Budi Hermanto, Sabtu (11/7).

Lokasi Serangan

Polisi menyebut ada lima titik tempat kejadian perkara yang diduga menjadi lokasi penusukan.

  • Jalan Rusa dan Jalan Tampak Siring, Perumnas 2, Karawaci
  • Jalan Sawo dan Jalan Bawang, Perumnas 1, Cibodasari
  • Jalan Singkarak, Perumnas 3, Kecamatan Kelapa Dua

“Petugas masih mendalami keterkaitan pria yang diamankan dengan lima kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain dan benda yang digunakan,” ujar Budi, Minggu (12/7/2026).

Korban dan Penanganan

Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa menyatakan lima orang tercatat menjadi korban penusukan acak. Empat korban sedang dalam proses penyembuhan.

“Untuk jumlah korban saat ini terdata lima, kelimanya kondisi luka, empat sedang proses penyembuhan,” kata Ajie.

Satu korban masih dirawat di ruang perawatan intensif. Lokasi penusukan terhadap korban tersebut tercatat di Jalan Mataram, Bencongan, Kelapa Dua, yang masuk wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

“Satu orang masih di ICU. Untuk korban ICU kebetulan TKP-nya masuk ke wilayah Kelapa Dua wilayah hukum Polres Tangsel. TKP-nya di Jalan Mataram, Bencongan Kelapa Dua,” ucapnya.

Status Pelaku

Pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari, pelaku ditahan di Polsek Jatiuwung untuk proses pemeriksaan.

Polisi membawa pelaku ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah mendapat keterangan dari keluarga bahwa yang bersangkutan kesulitan diajak berkomunikasi selama enam tahun terakhir.

“Berdasarkan keterangan dari keluarga, bahwa si pelaku ini sudah 6 tahun ada sulit diajak komunikasi,” kata Kresna.

Tim medis akan melakukan observasi untuk mengetahui kondisi kejiwaan dan motif di balik penusukan. Polisi menyatakan belum dapat memastikan motif sebelum menerima hasil pemeriksaan medis.

“(Motif) kami masih belum bisa kasih jawaban. Kami masih menunggu hasil dari dokter untuk mengetahui bagaimana kondisi pelaku sebenarnya,” ungkapnya.

Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota menyatakan penyelidikan lanjutan dilakukan oleh tim gabungan Polsek Jatiuwung dan Polres Metro Tangerang Kota untuk mengusut rincian setiap kejadian dan kemungkinan adanya korban tambahan.