Berita7 — BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana mentransformasi perpustakaan yang berlokasi di kawasan Lapangan Gasibu menjadi perpustakaan digital. Perubahan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan literasi meskipun sedang dalam proses penataan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa transformasi ini merupakan wujud komitmen Pemprov Jabar dalam menyediakan layanan literasi yang berkelanjutan. Selain menghadirkan perpustakaan digital, pihaknya juga akan menyediakan layanan perpustakaan keliling di sekitar area Gasibu.
“Insya Allah, Lapangan Gasibu terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,” ujar Herman dalam keterangan tertulisnya pada Senin (20/7/2026). Ia menambahkan bahwa masyarakat juga dapat memanfaatkan perpustakaan umum terdekat, seperti Perpustakaan Umum Kota Bandung yang terletak di Jalan Seram Nomor 2.
Herman menjelaskan bahwa penataan Lapangan Gasibu bertujuan untuk menciptakan ruang terbuka publik yang lebih nyaman bagi masyarakat. Kawasan ini, yang sering digunakan untuk berolahraga, berjalan kaki, dan rekreasi, memerlukan ruang yang lebih lapang, aman, dan mendukung mobilitas pengunjung.
Pemprov Jawa Barat menegaskan bahwa pengembangan ruang publik ini akan berjalan seiring dengan upaya penguatan ekosistem literasi. Tujuannya adalah agar kedua aspek tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih signifikan bagi masyarakat. “Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat,” pungkas Herman.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.