Sepakbola

Pep Guardiola Tak Terkejut Enzo Maresca Dipecat Chelsea, Akui Kehilangan Pelatih Luar Biasa

Advertisement

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pandangannya mengenai kepergian Enzo Maresca dari kursi kepelatihan Chelsea. Guardiola menyatakan bahwa Chelsea telah kehilangan seorang pelatih yang luar biasa, baik dari segi profesional maupun personal.

Chelsea Umumkan Perpisahan dengan Maresca

Klub raksasa London, Chelsea, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Enzo Maresca pada hari pertama tahun 2026, Kamis lalu. Dalam pernyataan bersama, kedua belah pihak sepakat bahwa perubahan diperlukan demi mengembalikan performa klub ke jalur yang semestinya di sisa musim kompetisi.

Keputusan ini muncul di tengah berbagai isu, termasuk dugaan keretakan hubungan antara Maresca dan jajaran manajemen. Hasil di lapangan pun turut memperkuat dugaan adanya masalah, dengan Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di Premier League.

Meskipun demikian, pemecatan Maresca tetap menimbulkan pertanyaan. Pasalnya, Maresca berhasil membawa Chelsea meraih gelar setelah lebih dari tiga tahun paceklik trofi, bahkan meraih dua gelar sekaligus di musim pertamanya.

Guardiola: Chelsea Kehilangan Sosok Luar Biasa

Menanggapi situasi tersebut, Pep Guardiola menyampaikan apresiasinya terhadap Maresca. “Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah Chelsea, menurut sudut pandang saya, telah kehilangan manajer dan pribadi yang luar biasa,” ujar Guardiola, seperti dikutip dari ESPN.

Advertisement

Guardiola menambahkan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan manajemen Chelsea. “Tapi ini adalah keputusan dari hierarki Chelsea, jadi saya tak bisa berkata apa-apa. Di sepakbola? Sebuah (keputusan) mengejutkan? Tidak. Itu malah menegaskan betapa beruntungnya saya di klub saya saat ini. Klub saya luar biasa,” tegasnya.

Rekam Jejak Maresca dan Guardiola

Hubungan Maresca dan Guardiola tidaklah baru. Maresca pernah menjabat sebagai pelatih tim U-23 Manchester City pada periode 2020-2021. Setelah sempat hijrah untuk melatih Parma, ia kembali ke City pada tahun 2022 sebagai asisten Guardiola.

Pria asal Italia ini menjadi bagian penting dari tim City yang meraih treble pada musim 2022-2023 sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambil peran sebagai pelatih kepala di Leicester City, dan kemudian melanjutkan kariernya di Chelsea.

Advertisement