Berita7.co.id — Pengendara motor berinisial MN meminta maaf setelah melawan arus lalu lintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, dan melakukan pemukulan terhadap petugas yang menegurnya. Dalam rekaman video, MN mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan.
MN menyebut kejadian itu terjadi saat ia membawa istri dan anak sehingga terkejut saat ditegur. Meski begitu, ia mengakui tindakan melawan arus adalah kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf kepada kepolisian serta pihak lain yang dirugikan.
Kronologi Peristiwa
Berdasarkan rekaman yang beredar, MN berkendara melawan arah sambil berboncengan tiga bersama seorang wanita dan anak kecil. Mereka tampak tanpa menggunakan helm.
Saat aksinya dihadang pengendara lain, MN terjatuh. Alih-alih segera meminta maaf, MN balik marah dan memukul petugas yang sempat menegurnya. Beberapa orang di lokasi berupaya melerai dan mengingatkan bahwa tindakan tersebut berbahaya.
Pernyataan Pelaku
“Saya adalah pengendara motor yang tadi malam yang melawan arus, sehingga saya melawan petugas kepolisian dan bahkan melakukan pemukulan dan berbicara kasar,” ujar MN dalam keterangan video.
MN menjelaskan bahwa ia terkejut karena sedang membawa keluarga, tetapi menegaskan bahwa hal itu bukan pembenaran atas tindakannya. Ia menyatakan, “ini murni adalah kesalahan saya telah melawan arus lalu lintas.”
Dalam pernyataannya, MN meminta maaf kepada Kepolisian Jakarta Timur dan petugas yang menegurnya. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan menaati aturan berlalu lintas serta menggunakan atribut yang sesuai.
Respons Kepolisian
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengatakan pihaknya telah menyelidiki peristiwa itu. Menurut Samsono, kedua pihak yang bersengketa telah mencapai kesepakatan untuk berdamai.
“Sudah nggak ada masalah. Selesai damai,” kata Samsono saat dihubungi. Ia menambahkan bahwa pelanggaran melawan arus kerap terjadi di ruas jalan tersebut dan pihak kepolisian sudah siaga untuk mencegah kejadian serupa.
Ikuti Berita7.co.id
