Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan secara resmi menandatangani Kesepakatan Bersama. Kesepakatan ini berfokus pada pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pesisir Berkelanjutan
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk membangun sinergi lintas sektor. Tujuannya adalah mendukung penataan dan pengembangan kawasan pesisir yang berkelanjutan, terintegrasi, serta berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian wilayah.
“Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut mendukung program Pemprov DKI Jakarta dalam pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di Provinsi DKI Jakarta,” ujar Masyhud melalui keterangan tertulisnya pada Selasa, (27/1/2026).
Rencana Program Strategis yang Disepakati
Sejumlah rencana program strategis telah disepakati dalam kolaborasi ini, meliputi:
- Pembangunan infrastruktur kawasan pesisir.
- Pengembangan sistem pengendalian banjir dan drainase.
- Pembangunan prasarana dan sarana transportasi kepelabuhanan yang terintegrasi.
- Pengembangan kawasan wisata berbasis heritage.
- Program pendukung lainnya yang berorientasi pada peningkatan kualitas kawasan pesisir.
Program-program strategis ini juga akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Perhubungan, Dirjen Perkeretaapian, Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta pihak pendukung lainnya.
Komitmen Pelindo untuk Peningkatan Nilai Tambah
Plt Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Putut Sri Muljanto, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi strategis ini. Hal ini sejalan dengan program perusahaan dalam mengelola pelabuhan di kawasan Jakarta Utara.
“Pelindo berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program pengembangan kawasan pesisir dan pelabuhan laut di Provinsi DKI Jakarta melalui kolaborasi yang selaras dengan rencana pembangunan daerah,” ujar Putut.
Di wilayah Jakarta, Pelindo mengelola dua pelabuhan utama: Pelabuhan Sunda Kelapa dan Pelabuhan Tanjung Priok. Pelabuhan Sunda Kelapa dikenal sebagai pelabuhan tradisional bernuansa heritage yang menjadi daya tarik wisata, sementara Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan modern dan terbesar di Indonesia yang melayani rute domestik dan internasional.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan produktivitas kawasan Jakarta Utara serta memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar pelabuhan,” tutup Putut.






