— Seorang pria berinisial S, yang menjadi buronan Polres Metro Bekasi selama lebih dari sepekan, akhirnya berhasil ditangkap di Jakarta Timur. Pria tersebut diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya yang berinisial TS.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang menampilkan TS dengan kondisi wajah terluka di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, viral di media sosial. Dalam video tersebut, tubuh TS terlihat penuh lebam dan wajahnya mengalami luka yang diduga akibat pemukulan.

Keluarga TS mengetahui kondisi korban pada Rabu (8/7). Mereka kemudian menjemput TS di lokasi penyekapan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang dalam proses pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus ini.

Dua hari setelah laporan dibuat, pada Selasa (14/7), polisi berhasil menangkap seorang pelaku berinisial HSLT. Pelaku HSLT diketahui merupakan karyawan dari S dan diduga turut membantu dalam penyekapan korban TS. “Untuk pelaku ada dua orang. Satu orang sudah kita amankan, sementara satu lagi masih dalam pengejaran,” ujar Jerico.

Penyidik mengungkap bahwa S diduga melakukan penganiayaan terhadap TS berulang kali. “Pada 29 Juni 2026, korban dan terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026 yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam pada bagian wajah dan tangan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

TS dilaporkan baru bisa melarikan diri dari penyekapan ketika pacarnya pergi. Ia berhasil keluar dari lokasi penyekapan melalui jendela. Budi Hermanto menjelaskan lebih lanjut, “Korban dan Terlapor terlibat perselisihan. Terlapor diduga melakukan kekerasan terhadap korban secara berulang hingga 8 Juli 2026.”

Hubungan asmara antara S dan TS diketahui telah terjalin sejak April 2025. Dugaan sementara motif penyekapan dan penganiayaan ini adalah kecemburuan. Polres Metro Bekasi menduga S merasa cemburu dan menuduh TS memiliki hubungan dengan pria lain. “Motifnya itu karena cemburu. Jadi si pacarnya ini menuduh ceweknya ini, maksudnya ada dengan orang lain. Jadi cemburu pacarnya ini, diduga sama dia kalau pacarnya ini bukan cuma sama dia saja,” jelas Jerico.

Pelarian S, yang dijuluki ‘Taufik Hidayat’ Cikarang, berakhir pada Sabtu (18/7). Ia berhasil diringkus oleh aparat kepolisian pada pukul 01.00 WIB.