Berita7 — YOGYAKARTA – PT Pegadaian (Persero) bersama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) memberikan dukungan nyata untuk penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian lingkungan di Yogyakarta. Melalui program kolaborasi strategis, sebanyak 50 unit Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista) senilai Rp 1,4 miliar disalurkan kepada ekosistem Bekalista Yogyakarta.
Atas inisiatif ini, Pegadaian menerima apresiasi dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan berupa miniatur becak listrik tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, kepada Direktur Human Capital PT Pegadaian (Persero), Tribuana Tunggadewi, di Sasana Hinggil Kraton Yogyakarta, pada Kamis (16/06).
Tribuana Tunggadewi menjelaskan bahwa pemberian bantuan Bekalista ini sejalan dengan program Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta yang sedang gencar menjalankan zona emisi rendah dan zona pejalan kaki di kawasan Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulya. Inisiatif ini merupakan bagian dari amanat besar setelah ditetapkannya kawasan tersebut sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa salah satu implementasi penting dari program tersebut adalah pembatasan hingga larangan operasional becak motor berbahan bakar minyak (bentor). Sebagai alternatifnya, pemerintah mengarahkan penggunaan becak kayuh tradisional serta becak kayuh yang dibantu motor listrik. Desain Bekalista yang disalurkan Pegadaian telah disesuaikan dengan pakem kendaraan tradisional Yogyakarta sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DI Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2016.
“Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian terhadap pilar lingkungan dan ekonomi masyarakat. Melalui bantuan Bekalista ini, kami tidak hanya ingin menjaga kelestarian budaya dan lingkungan Yogyakarta, tetapi juga memastikan para pelaku UMKM di sektor transportasi tradisional tetap memiliki mata pencaharian yang layak, lebih hemat energi, dan mampu meningkatkan taraf hidup mereka,” ujar Tribuana Tunggadewi.
Program Bekalista dirancang untuk memberikan dampak positif yang luas dan berlapis. Kegiatan ini sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) melalui Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada pilar lingkungan dan sosial, khususnya TPB 13 terkait dengan Penanganan Perubahan Iklim, serta TPB 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Kehadiran 50 armada baru ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi terciptanya ekosistem transportasi yang komprehensif dan ramah lingkungan. “Melalui keberhasilan implementasi program Bekalista di Yogyakarta, PT Pegadaian (Persero) berharap program ini dapat berjalan sukses dan menjadi inspirasi bagi kota-kota wisata budaya lainnya di Indonesia untuk menerapkan konsep transportasi hijau yang inklusif,” tutupnya.
Ikuti Berita7
