— Jakarta – PT PAM Jaya menyelenggarakan agenda tahunan Union Gathering 2026 sebagai upaya strategis untuk memperkuat sinergi dan harmonisasi hubungan industrial. Kegiatan ini juga bertujuan membangun kesamaan visi antara manajemen dan serikat pekerja guna mendukung transformasi perusahaan.

Melalui forum Union Gathering, PAM JAYA berupaya mempererat komunikasi, memperkuat rasa kebersamaan, dan menyelaraskan komitmen di antara serikat pekerja. Tujuannya adalah mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Acara ini menjadi momentum penting untuk mendukung transformasi PAM JAYA sebagai Perseroda dan memperkuat kolaborasi demi mencapai target pelayanan air minum perpipaan 100 persen bagi seluruh warga Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Purnomo, mengapresiasi penyelenggaraan Union Gathering. Ia menilai kegiatan ini sebagai wadah komunikasi yang efektif dalam mempererat hubungan antarserikat pekerja di lingkungan PAM JAYA.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai ajang komunikasi antarserikat pekerja di PAM JAYA. Komunikasi yang baik akan memperkuat kebersamaan dalam menyatukan visi dan misi, yaitu mewujudkan pelayanan air minum 100 persen bagi warga Jakarta. Karena itu, kontinuitas kegiatan seperti ini perlu terus dijaga agar seluruh pihak dapat bekerja sama mewujudkan tujuan bersama,” ujar Purnomo dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Ketua SP PDAM Jakarta, Fachmi Islam, menyatakan bahwa Union Gathering berperan penting dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan serikat pekerja. Menurutnya, sinergi yang terjalin akan menjadi fondasi kuat untuk mendukung transformasi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen menjaga hubungan industrial yang harmonis dan terus membangun kolaborasi dengan seluruh pihak demi terciptanya produktivitas serta lingkungan kerja yang kondusif. Semangat kebersamaan itu juga diwujudkan melalui penggabungan SPAJ ke dalam SP PDAM Jakarta yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan pada 8 Juli 2026. Kami percaya, semakin solid serikat pekerja, semakin kuat pula dukungan terhadap transformasi PAM JAYA dan target pelayanan air minum bagi seluruh warga Jakarta,” kata Fachmi.

Senada dengan itu, Ketua PUK SPDT FSPMI PAM JAYA, Dwy Wisnu Bagus Priyanto, menegaskan bahwa Union Gathering menjadi momentum krusial untuk menyatukan semangat seluruh elemen pekerja dalam menghadapi agenda transformasi perusahaan.

“Kami mendukung penuh seluruh program strategis yang dijalankan manajemen PAM JAYA, khususnya dalam upaya mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum bagi warga Jakarta. Kemajuan perusahaan juga menjadi bagian dari kesejahteraan seluruh pekerja,” ujar Wisnu.

Di sisi lain, Ketua SPAJ, Hari Kusmanto, menilai hubungan yang harmonis antara perusahaan dan pekerja merupakan fondasi penting untuk menciptakan produktivitas dan kinerja yang lebih baik. Menurutnya, sinergi dan konsolidasi yang terus dijaga akan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung kemajuan PAM JAYA.

Kegiatan Union Gathering 2026 dihadiri oleh empat serikat pekerja di lingkungan PAM JAYA, yaitu SP PDAM Jakarta, SPAI PDAM Jaya, SPAJ, dan PUK SPDT FSPMI PAM JAYA. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran manajemen PAM JAYA serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melalui forum ini, PAM JAYA bersama seluruh serikat pekerja menegaskan komitmen untuk terus menjaga hubungan industrial yang harmonis, memperkuat kolaborasi, dan berjalan seiring dalam mendukung transformasi perusahaan demi menghadirkan pelayanan air minum yang andal bagi warga Jakarta.