Pertarungan sengit Liga Inggris akan tersaji di Emirates Stadium ketika Manchester United, di bawah arahan Michael Carrick, siap menghadapi tuan rumah Arsenal pada Minggu (25/1/2026) malam WIB. Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 23.30 WIB ini diprediksi akan berlangsung ketat, mengingat ambisi kedua tim di papan atas klasemen.
Ambisi Arsenal di Puncak Klasemen
Arsenal saat ini tengah berjuang keras untuk mempertahankan posisi puncak klasemen dari ancaman Manchester City. Dengan raihan 50 poin, The Gunners hanya unggul empat poin dari The Citizens yang menempel ketat di posisi kedua. Kemenangan dalam laga ini menjadi krusial bagi pasukan Mikel Arteta untuk menjaga jarak dan memperkokoh dominasi mereka di liga.
Rekor Manis Carrick Lawan Arsenal
Menariknya, duel ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Michael Carrick. Manajer berusia 44 tahun itu memiliki catatan impresif saat menjadi pelatih interim Manchester United, termasuk sebuah kemenangan atas Arsenal. Pada pertemuan di Old Trafford, 2 Desember 2021, United berhasil menaklukkan Arsenal dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang penuh drama.
Saat itu, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Emile Smith Rowe. Namun, Manchester United membalikkan keadaan berkat gol Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo. Meskipun Arsenal sempat menyamakan kedudukan lewat Martin Odegaard, gol kedua Ronaldo memastikan kemenangan bagi Setan Merah.
Pernyataan Michael Carrick
Menghadapi Arsenal di kandang mereka, Carrick menyatakan keyakinannya pada strategi tim. “Kami mempunyai ide kami sendiri dan apa yang harus kami lakukan, dan apa yang harus kami lakukan untuk meraih hasil bagus,” ujar Carrick, seperti dikutip dari situs resmi Manchester United.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim lawan dan pelatihnya. “Pujian untuk Arsenal, mereka ada di posisi kuat di semua tempat saat ini, mereka membangun skuad dan sebuah grup, dan Mikel (Arteta) pantas dipuji untuk itu. Dia sudah melakukan pekerjaan fantastis,” imbuh Carrick.
Pertandingan ini tidak hanya krusial bagi Arsenal dalam perburuan gelar, tetapi juga menjadi ujian bagi Michael Carrick dan Manchester United untuk membuktikan kapasitas mereka di hadapan tim kuat.






