Sepakbola

Michael Carrick: Manchester United dalam Posisi Bagus, Tak Boleh Jemawa

Advertisement

Manchester United berada dalam posisi yang menguntungkan untuk kembali berlaga di Liga Champions musim depan. Manajer interim, Michael Carrick, menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak merasa puas diri meski performa tim menunjukkan peningkatan signifikan.

Performa Menanjak Sejak Januari

Sejak mengambil alih kepelatihan dari Ruben Amorim pada Januari lalu, Michael Carrick berhasil membawa Manchester United meraih hasil positif. Dalam lima pertandingan terakhir di Premier League, Setan Merah belum terkalahkan, dengan rincian empat kemenangan dan satu kali imbang. Hasil ini membawa MU berpeluang besar menembus empat besar klasemen Liga Inggris.

Saat ini, Manchester United menempati peringkat kelima dengan mengoleksi 45 poin, bersaing ketat dengan Chelsea di posisi keempat dan Liverpool di posisi keenam. Kemenangan dalam laga tandang melawan Everton pada Selasa (24/2) dini hari WIB akan memastikan MU kembali masuk ke zona Liga Champions.

Potensi Lebih dari Sekadar Empat Besar

Terakhir kali Manchester United berpartisipasi di Liga Champions adalah pada musim 2023/2024, saat tim masih dilatih oleh Erik ten Hag. Michael Carrick optimistis bahwa timnya memiliki potensi untuk tidak hanya finis di empat besar, tetapi juga meraih hasil yang lebih baik lagi.

Advertisement

“Bagus karena orang-orang menanyakan pertanyaan itu,” ungkap Carrick seperti dikutip dari ESPN. “Hal itu menunjukkan bahwa kami menempatkan diri sendiri di sebuah posisi yang bagus sejak awal.”

Carrick menegaskan bahwa timnya tidak akan terlena dengan beberapa pekan terakhir yang berjalan mulus. “Kami tidak akan merasa jemawa setelah beberapa pekan yang bagus. Kami tahu posisi kami, kami memang dalam posisi bagus. Saya masih ingin kami berada di posisi yang lebih baik, tapi ingat ya, kami sekarang ada di posisi yang bagus.”

Lebih lanjut, Carrick menambahkan, “Kami merasa positif, saya kira kami seharusnya demikian. Saya pikir ada banyak hal bagus untuk diambil dan dinantikan. Namun, lagi ini terserah kami dan menerapkannya di dalam permainan. Ini mungkin, tapi terserah kami untuk mengambil kesempatan itu.” Pernyataan ini menegaskan keyakinannya terhadap kemampuan tim untuk memanfaatkan momentum dan meraih target yang lebih tinggi.

Advertisement