Sepakbola

Mason Mount Terancam Dijual MU, Cedera Jadi Penghalang Utama Kariernya

Advertisement

Manchester United dikabarkan siap melepas gelandang Mason Mount pada bursa transfer musim panas mendatang. Kedatangan Mount ke Old Trafford pada musim panas 2023 lalu disambut antusias, namun serangkaian cedera yang dialaminya terus menghambat performanya.

Harapan Besar di Balik Nomor Punggung 7

Manchester United merekrut Mason Mount dari Chelsea dengan mahar 55 juta Pounds atau sekitar Rp 1,3 triliun. Ia diharapkan menjadi motor serangan baru di lini tengah Setan Merah dan bahkan dipercaya mengenakan nomor punggung 7 yang legendaris. Potensi Mount sempat membuat rekan-rekan setimnya dan staf kepelatihan terkesima.

Badai Cedera Menghantui

Namun, nasib apes seolah tak lepas dari Mount. Badai cedera silih berganti menghampirinya, membuatnya kesulitan menunjukkan performa terbaik. Mick Brown, mantan Kepala Pemandu Bakat Manchester United, mengungkapkan betapa beruntungnya nasib Mount.

“Saya rasa, ini bukanlah penghinaan kepadanya. Semua orang di Man United sangat memuji Mount ketika dia datang. Tetapi, cederanya jadi penghalang,” ungkapnya kepada Football Insider.

Advertisement

Brown menambahkan, masalah cedera Mount sudah terjadi sejak awal kedatangannya. “Itu jadi masalah sejak dia pertama datang. Dia cedera, lalu bisa main, kemudian malah cedera lagi. Dia tampaknya tidak benar-benar pulih,” tuturnya.

Statistik Mengecewakan dan Rencana Penjualan

Akibat berbagai cedera, termasuk masalah pada hamstring dan betis, Mason Mount telah absen dalam 55 pertandingan. Ia hanya mampu mencatatkan 66 penampilan dengan total tujuh gol. Sebagian besar penampilannya pun kerap datang sebagai pemain pengganti.

Melihat situasi ini, Manchester United dikabarkan akan membuka peluang untuk menjual pemain berusia 27 tahun tersebut di bursa transfer musim panas nanti. “Saya yakin Man United akan terbuka untuk tawaran kepada Mount jika ada,” tutup Brown.

Advertisement