London – Kekalahan Liverpool dari Bournemouth di Liga Inggris semakin menyoroti performa inkonsisten tim asuhan Juergen Klopp. Mantan penyerang Liga Inggris, Alan Shearer, secara blak-blakan menilai The Reds bermasalah di semua lini.
Kekalahan Dramatis di Vitality Stadium
Dalam pertandingan yang digelar di Vitality Stadium pada Minggu (26/1/2026) dini hari WIB, Liverpool harus mengakui keunggulan Bournemouth dengan skor akhir 2-3. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu melalui aksi Evanilson dan Alex Jimenez, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan sebelum jeda berkat gol Virgil Van Dijk. Di babak kedua, Dominik Szoboszlai sempat membawa asa dengan gol penyama kedudukan pada menit ke-80. Namun, kemenangan Bournemouth akhirnya dipastikan oleh gol Amine Adli di menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan ini menambah daftar panjang catatan minor Liverpool di Liga Inggris musim ini, dengan total telah menelan tujuh kekalahan.
Analisis Alan Shearer
Menanggapi performa Liverpool, Alan Shearer mengungkapkan keprihatinannya. Ia menilai bahwa tim asal Merseyside itu menunjukkan masalah yang fundamental.
“Liverpool tampak tidak beres di segala lini. Mereka melakukan terlalu banyak kesalahan dan lemah dalam pertahanan, sebagaimana yang kita lihat pada proses gol kemenangan lawan,” ujar Shearer kepada BBC.
Meskipun Liverpool mampu mencetak dua gol dari situasi bola mati, Shearer menyoroti minimnya peluang yang tercipta melalui skema permainan terbuka.
“Meskipun mereka berhasil mencetak dua gol melalui situasi bola mati, mereka tidak mampu menciptakan peluang yang cukup berarti melalui open play,” tambahnya.
Target Musim yang Terancam
Shearer juga mengomentari target Liverpool musim ini yang dinilainya mengalami penurunan drastis dibandingkan musim sebelumnya.
“Tujuan mereka saat ini adalah menyelamatkan musim dengan lolos ke Liga Champions melalui finis di posisi empat besar atau mungkin lima besar-namun, hal itu merupakan penurunan besar dibandingkan dengan apa yang kita saksikan musim lalu,” pungkasnya.
Performa Liverpool yang terus menurun ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Juergen Klopp untuk segera membenahi timnya demi mengamankan tiket ke kompetisi antarklub Eropa musim depan.






