— Sebuah kecelakaan kapal di Pelabuhan Halifax, Kanada, memicu ledakan dahsyat yang kekuatannya hampir setara dengan bom atom di Hiroshima, Jepang. Peristiwa bersejarah ini, yang dikenal sebagai Ledakan Halifax (Halifax Explosion), terjadi pada 6 Desember 1917, di tengah Perang Dunia I.

Insiden bermula dari tabrakan antara kapal kargo Prancis, SS Mont-Blanc, yang membawa muatan bahan peledak, dengan kapal asal Norwegia, SS Imo. SS Imo disewa oleh Komisi Bantuan Belgia. Tabrakan tersebut menyebabkan kobaran api di SS Mont-Blanc. Para awak kapal segera menyelamatkan diri, sementara kapal yang terbakar itu hanyut selama kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya bersandar di Dermaga 6.

Tak lama kemudian, SS Mont-Blanc meledak dengan kekuatan luar biasa. Ledakan ini menghancurkan wilayah Richmond serta sebagian besar Kota Halifax dan Dartmouth. Gelombang pasang besar yang dipicu ledakan menghantam pantai, meruntuhkan bangunan, dan menyebabkan kebakaran hebat di berbagai titik.

Upaya evakuasi sangat terhambat oleh badai salju yang melanda, menyulitkan tim penyelamat. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa sekitar 2.000 orang dan melukai ribuan lainnya. Sebagian korban menderita luka serius di mata akibat pecahan kaca jendela saat mereka menyaksikan kebakaran kapal dari rumah.

Tragedi Ledakan Halifax menimbulkan kerugian yang sangat besar. Rumah, gereja, sekolah, pabrik, dan fasilitas pelabuhan hancur lebur. Kekuatan ledakannya seringkali disamakan dengan bom atom Hiroshima. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi Kanada dan menginspirasi pembentukan lembaga bantuan nasional.