Manchester City mendapatkan momentum berharga setelah meraih kemenangan comeback dramatis di markas Liverpool. Hasil ini dinilai memberikan tekanan mental yang signifikan bagi Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris.
Kemenangan Krusial di Anfield
Pada Minggu (8/2/2026), Manchester City berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor 2-1 di Anfield. Gol-gol dari Bernardo Silva pada menit ke-84 dan tendangan penalti Erling Haaland di masa injury time memastikan tiga poin krusial bagi tim tamu. Kemenangan ini menjaga jarak enam poin antara City dan pemuncak klasemen, Arsenal.
Hasil ini tidak hanya penting dari segi perolehan angka, tetapi juga menandai pencapaian bersejarah bagi City. Kemenangan tandang di Anfield ini merupakan yang pertama bagi Manchester City atas Liverpool dalam 89 tahun terakhir, melengkapi kemenangan kandang mereka musim ini.
Analisis Tekanan Persaingan Juara
Meskipun posisi di klasemen tidak berubah, atmosfer persaingan gelar Liga Inggris kini terasa berbeda. Komentator Sky Sports, Gary Neville, melihat kemenangan ini memberikan City peluang besar untuk terus menekan Arsenal hingga akhir kompetisi.
“Arsenal tampak sangat solid dan sebenarnya tidak ada yang berubah dengan hasil ini. Tapi yang berubah di persaingan juara adalah tekanan yang diberikan tim di belakang, karena persaingannya akan lebih menegangkan memasuki Maret dan April,” ujar Neville, mantan bek Manchester United dan timnas Inggris.
Neville menambahkan, “Kalau ada jarak sembilan poin, itu jauh lebih baik dari enam poin. Saya harus bilang City punya kans besar, mereka punya kans besar untuk menempatkan tekanan ke tim yang belum pernah juara sebelumnya.”
Pengalaman Jadi Kunci
Neville menyoroti kurangnya pengalaman Arsenal dalam memenangi gelar Premier League sebagai potensi kerentanan.
“Tidak satupun pemain Arsenal punya pengalaman memenangi titel Premier League, dan manajernya juga. Jadi saya rasa dari sudut pandang itu, ada sebuah kesempatan luar biasa buat Man City mengalahkan Fulham di hari Rabu.”
Ia menekankan pentingnya pertandingan tengah pekan bagi City.
“Bagi City malah kini jadi sangat krusial untuk mengalahkan Fulham hari Rabu malam dan memangkas selisih jadi tiga poin,” imbuhnya.
Jadwal Pertandingan dan Potensi Tekanan
Jadwal pertandingan tengah pekan ini memberikan kesempatan bagi Manchester City untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Arsenal. City akan menjamu Fulham pada Kamis (12/2/2026) dini hari WIB, sementara Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Brentford sehari setelahnya.
“Anda tak bisa mengganggu lawan kalau terlalu jauh, jadi intinya adalah memberi tahu mereka bahwa Anda ada dan memberi mereka tekanan,” jelas Neville.
“Dengan tujuh atau delapan pertandingan tersisa, kalau mereka bisa memperkecil jarak hingga tiga, empat, lima, atau enam poin, itu akan menimbulkan masalah bagi Arsenal.”






