— Bogor – Musim kemarau menyebabkan kekeringan melanda enam Rukun Tetangga (RT) di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sumber mata air warga dilaporkan mengering, sehingga menyulitkan penduduk dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa menurunnya intensitas hujan menjadi penyebab utama berkurangnya debit air di sumber mata air warga. Kondisi ini berdampak pada 937 Kepala Keluarga (KK) atau total 3.171 jiwa.

Enam RT yang terdampak kekeringan tersebut tersebar di dua kampung, yakni Haur Kuning dan Babakan Kujang. “Korban terdampak total 937 KK atau 3.171 jiwa,” ujar Adam.

Menanggapi situasi tersebut, BPBD Kabupaten Bogor segera melakukan distribusi air bersih sebagai langkah penanganan awal. Sebanyak 10 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan.

“Situasi akhir untuk saat ini air bersih sudah didistribusikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Berikut rincian jumlah warga terdampak di setiap kampung:

  • Kampung Haur Kuning RT 03/04: 521 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 04/04: 589 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 01/04: 582 jiwa
  • Kampung Haur Kuning RT 02/04: 426 jiwa
  • Kampung Babakan Kujang RT 01/10: 788 jiwa
  • Kampung Babakan Kujang RT 02/10: 265 jiwa