— Satu unit rumah, sebuah toko kelontong, dan warung nasi di permukiman padat kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, terbakar pada Minggu dini hari. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Timur menyampaikan kronologi awal kejadian dan penanganan evakuasi serta pemadaman.

Peristiwa dilaporkan warga terjadi di Kelurahan Pulogadung sekitar pukul 03.00 WIB. Menurut Sudin Gulkarmat, api diduga berawal dari korsleting pada salah satu stopkontak di hunian warga, kemudian cepat menyebar ke bangunan di sekitarnya.

“Dugaan sementara api pertama kali muncul dari salah satu stopkontak, lalu dengan cepat menyebar ke bagian dalam rumah utama milik Bapak Samudi, sebelum akhirnya merembet ke bangunan warteg milik Bapak A dan toko kelontong di sisi kiri dan kanannya,” tulis Sudin Gulkarmat.

Petugas pemadam menerima laporan dan unit awal tiba di lokasi pada pukul 03.04 WIB untuk melokalisasi perambatan api agar tidak meluas ke permukiman lain. Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dan 60 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran.

Setelah operasi pemadaman, api yang membakar sedikitnya tiga bangunan tersebut berhasil dipadamkan total sekitar pukul 05.00 WIB. Sudin Gulkarmat masih mendata dampak lengkap kejadian termasuk penyebab pasti dan kondisi para korban.