Berita7 — Polisi menyatakan kasus mobil BYD yang menabrak kaca salah satu gedung di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, telah diselesaikan secara kekeluargaan dengan pengemudi bersedia mengganti kerusakan materi.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi mengatakan pengemudi dan pengelola gedung telah berkoordinasi untuk menyelesaikan kerugian akibat kejadian itu.
“Pengemudi dan pihak pengelola gedung telah berkoordinasi serta mencapai kesepakatan terkait penyelesaian kerugian akibat kejadian tersebut,” kata Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi, Rabu (15/7/2026).
Pengecekan lokasi dilakukan petugas untuk memastikan kondisi aman dan memberi kepastian proses penanganan kejadian.
“Setelah menerima informasi, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi tetap aman,” jelasnya.
Polisi berperan sebagai mediator antara pengelola gedung dan pengemudi. Namun, penyebab mobil menabrak kaca gedung belum diketahui dan butuh pendalaman lebih lanjut, menurut Nugrahadi.
“Hingga saat ini, penyebab mobil menabrak kaca gedung tersebut belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut,” bebernya.
Saksi mata melaporkan peristiwa terjadi pada pagi hari. Seorang warga setempat menyebut kendaraan dikendarai pengunjung gedung, bukan pemilik.
Seorang warga di sekitar lokasi bernama Ahmad (35) mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia menyebutkan mobil itu dikendarai oleh salah satu pengunjung gedung.
“Iya, itu tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB. Bukan pemilik gedung (yang menabrak), itu pengunjung,” ungkapnya.
Ahmad menambahkan ia tidak mengetahui tujuan pengemudi dan mengatakan jalur di sekitar lokasi memang mengarah ke area parkir.
“Kurang tahu saya juga, kalau dari luar tidak kelihatan,” bebernya.
Di lokasi, kaca yang rusak tampak sudah ditambal sementara. Sejumlah pekerja terlihat menutup lubang pecahan kaca menggunakan papan kayu untuk menutup kerusakan sementara sambil menunggu perbaikan permanen.
Ikuti Berita7
