Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengungkapkan rasa cintanya yang mendalam kepada mantan anak asuhnya di Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menjelang pertemuan kedua tim di matchday terakhir League Phase Liga Champions. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion da Luz pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Kenangan Manis Mourinho dan Arbeloa di Real Madrid
Mourinho, yang kini membesut Benfica, memiliki sejarah panjang dengan Real Madrid. Ia pernah menukangi klub raksasa Spanyol tersebut dari tahun 2010 hingga 2013, mempersembahkan gelar LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Selama periode tersebut, Arbeloa menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad yang dilatih oleh Mourinho.
Kini, keduanya akan saling berhadapan sebagai pelatih. Mourinho menyampaikan perasaannya menjelang laga tersebut. “Bayangkan betapa saya ingin Real Madrid sukses bersama Arbeloa, tapi saya hanya ingin mereka gagal besok. Setelah itu, saya ingin mereka selalu sukses. Selalu, karena saya mencintai Real Madrid dan saya mencintai Arbeloa,” kata Mourinho, dikutip dari AS.
Arbeloa Merasa Terhormat dan Terharu
Mendengar pengakuan dari sang mentor, Arbeloa mengaku sangat terharu. Berdasarkan catatan Transfermarkt, Arbeloa tampil sebanyak 122 kali di bawah kepelatihan Mourinho di Real Madrid.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya mendengar kata-kata baik dari pelatih Jose Mourinho tentang saya. Dia lebih dari sekadar pelatih bagi saya. Mendengarnya membuat saya terharu dan bahagia. Dia adalah teman saya,” ujar Arbeloa.
Ambisi Benfica dan Posisi Real Madrid
Bagi Benfica, kemenangan dalam laga ini sangat krusial untuk memastikan langkah mereka ke babak playoff 16 besar Liga Champions. Saat ini, Real Madrid menempati posisi ketiga klasemen dengan raihan 15 poin.
(ran/krs)






