Lisbon – Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menyampaikan permintaan maaf kepada mantan anak asuhnya, Alvaro Arbeloa, setelah melakukan selebrasi gol yang dianggap berlebihan saat timnya mengalahkan Real Madrid 4-2 dalam laga pamungkas Grup C Liga Champions, Rabu (28/1/2026). Gol sundulan kiper Antoliy Trubin di akhir injury time memastikan Benfica lolos ke babak playoff 16 besar Liga Champions, finis di peringkat kedua klasemen di bawah tim yang lolos otomatis.
Selebrasi di Depan Bench Madrid
Gol Trubin yang dicetak di Stadion Da Luz sontak membuat seisi stadion bergemuruh. Para staf kepelatihan dan pemain cadangan Benfica tumpah ruah ke lapangan merayakan momen dramatis tersebut. Jose Mourinho, yang dikenal dengan selebrasi khasnya, terlihat mengepalkan tangan ke udara dan memberikan isyarat kepada para pendukung di tribune.
Aksi selebrasi Mourinho ini menjadi sorotan karena dilakukan tepat di depan bench Real Madrid. Situasi ini menjadi lebih sensitif mengingat Arbeloa, yang saat itu berada di bench Madrid, merupakan mantan pemain yang pernah dilatih Mourinho di klub ibu kota Spanyol tersebut.
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan momen selebrasi tersebut. FOOTBALL HERITAGE, demikian keterangan video tersebut.
Mourinho Akui Lupa Diri
Menyadari aksinya yang berpotensi menyinggung, pelatih berjuluk the Special One ini segera memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.
“Saya minta maaf karena cara saya merayakannya,” ujar Mourinho, dilansir dari ESPN.
Advertisement
Mourinho menjelaskan bahwa dalam euforia gol penentu kelolosan timnya, ia sempat lupa diri dan tidak menyadari kehadiran Arbeloa serta perwakilan Real Madrid lainnya di bangku cadangan.
“Namun, Alvaro itu kan orang yang paham sepakbola, dan dia sangat mengetahui bahwa di momen itu Anda lupa bahwa itu adalah Real Madrid, dan ada Alvaro di bangku cadangan, dan [perwakilan Madrid] Chendo dan semua orang-orang Anda, Anda lupa akan semuanya. Saya sudah minta maaf,” tambahnya.
Dampak pada Real Madrid
Kekalahan dramatis ini membuat Real Madrid harus menunda ambisi lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions. Tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut harus puas finis di posisi ketiga klasemen akhir Grup C, sehingga terpaksa melakoni laga playoff dua leg melawan tim peringkat kedua dari grup lain. Pengundian babak playoff Liga Champions dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari ini, Jumat (30/1/2026).
(rin/nds)






