— Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya meningkatkan angka harapan hidup masyarakat dengan memperkuat layanan kesehatan primer yang terintegrasi. Dukungan terhadap Program KITA SEHAT menjadi salah satu strategi utama dalam pencapaian target tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan bahwa peningkatan derajat kesehatan merupakan pondasi krusial bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Jawa Barat. “Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat dengan dukungan Program KITA SEHAT. Penguatan layanan kesehatan primer ini bukan sekadar meningkatkan kualitas pelayanan, melainkan wujud reformasi tata kelola kesehatan agar lebih efektif, merata, dan berkelanjutan,” ujar Erwan, Kamis (23/7/2026).

Komitmen ini ditegaskan Erwan saat menghadiri Peluncuran Program KITA SEHAT di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada Senin (20/7/2026). Ia menilai program kolaborasi ini sangat relevan dengan tantangan sosial dan kesehatan di Jawa Barat, terutama dalam upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan gizi balita. Program ini diharapkan dapat menjadi katalisator percepatan transformasi kesehatan di 27 kabupaten/kota di Jabar.

Sebagai wujud keseriusan Pemprov Jabar, sebelumnya telah diluncurkan Program Dokter Desa. Inovasi ini bertujuan menghadirkan tenaga medis di wilayah terpencil untuk memastikan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat. “Keberhasilan transformasi kesehatan di Jabar akan memberikan dampak yang sangat signifikan, tidak hanya bagi warga Jawa Barat, tetapi juga bagi pencapaian target pembangunan kesehatan nasional,” tambah Erwan.

Fokus pada Upaya Preventif dan Promotif

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menekankan bahwa meningkatnya usia harapan hidup merupakan indikator sederhana dari masyarakat yang sehat. Pemerintah menargetkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia naik dari 74 tahun menjadi 76 tahun dalam lima tahun ke depan.

“Fokus utama pemerintah adalah menjaga masyarakat agar tetap sehat, baru kemudian mengobati masyarakat yang sakit. Oleh karena itu, penguatan layanan kesehatan primer menjadi prioritas,” tegas Budi. Ia menambahkan bahwa masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya akan terhindar dari berbagai penyakit kronis sehingga tidak bergantung pada pelayanan rumah sakit.

Budi mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit. Ia juga menjelaskan bahwa dukungan Pemerintah Australia melalui Program KITA SEHAT dirancang khusus untuk memperkuat layanan kesehatan primer agar upaya promotif dan preventif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.