Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang diperkirakan melanda wilayah ibu kota pada periode 14 hingga 17 Januari 2026.
Peringatan Dini Cuaca
Informasi ini bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan dibagikan melalui akun Instagram resmi BPBD DKI Jakarta, @bpbddkijakarta, pada Senin (12/1). “Periode: 14 – 17 Januari 2026. Peringatan dini hujan dengan intensitas ringan – sedang di wilayah DKI Jakarta. Sumber: BMKG,” demikian kutipan peringatan tersebut.
Imbauan untuk Masyarakat
Menyikapi potensi cuaca ekstrem ini, BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul. Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Menyiapkan perlengkapan pribadi seperti payung atau jas hujan, serta tas siaga bencana.
- Memantau tinggi muka air secara berkala melalui situs bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.
- Mengunduh buku panduan kesiapsiagaan bencana melalui tautan tiny.cc/bukusakusiagabanjir.
- Melaporkan temuan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI.
- Memperbarui informasi mengenai kondisi banjir melalui situs pantaubanjir.jakarta.go.id.
- Dalam situasi darurat, segera menghubungi nomor telepon 112.
Perlengkapan Penting Saat Musim Hujan
Selama periode musim hujan, BPBD juga mengingatkan pentingnya membawa sejumlah barang esensial saat bepergian. Daftar tersebut mencakup:
| No | Barang |
| 1 | Payung |
| 2 | Jas hujan |
| 3 | Sandal jepit |
| 4 | Jaket |
| 5 | Pelindung tas anti air (cover bag) |
| 6 | Tas anti air (dry bag) |
| 7 | Sarung sepatu |
| 8 | Pakaian ganti |
| 9 | Tisu |
| 10 | Handuk kecil |
Tips Menghadapi Musim Hujan
Selain persiapan fisik, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi penyakit yang kerap muncul saat musim hujan, seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) atau diare. Keselamatan berkendara juga menjadi prioritas, dengan anjuran untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan. Rutin memantau informasi prakiraan cuaca terkini dari sumber resmi, mengetahui area rawan banjir, serta potensi pohon tumbang juga sangat disarankan. Membersihkan saluran air dan drainase di sekitar lingkungan rumah, serta tidak membuang sampah sembarangan di kali atau selokan, merupakan langkah preventif penting. Terakhir, selalu periksa tinggi muka air, titik banjir, dan kondisi pintu air di wilayah masing-masing.






