Sepakbola

Inter Milan Kokoh di Puncak Klasemen Serie A Usai Taklukkan Parma 2-0

Advertisement

Parma – Inter Milan berhasil mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Serie A musim 2025/2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Parma di Stadion Ennio Tardini, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh Federico Dimarco di babak pertama dan Marcus Thuram di penghujung laga.

Dominasi Inter Berbuah Hasil

Kemenangan ini memperpanjang rekor enam kemenangan beruntun Inter Milan. Dengan hasil ini, tim asuhan Simone Inzaghi mengoleksi 42 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka dari AC Milan yang berada di posisi kedua dengan 17 laga. Sementara itu, Parma tertahan di peringkat ke-15 dengan 18 poin.

Sejak menit awal, Inter Milan tampil dominan dengan mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Francesco Esposito di lini serang. Tim tamu tercatat melepaskan 18 tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Kesigapan kiper Parma, Edoardo Corvi, di bawah mistar gawang menjadi batu sandungan bagi Inter untuk mencetak gol lebih banyak di babak pertama. Corvi tercatat melakukan tiga penyelamatan gemilang.

Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-42. Francesco Esposito mengirimkan umpan matang yang berhasil diselesaikan dengan tendangan keras Federico Dimarco ke sudut sempit gawang Parma. Gol tersebut sempat diantisipasi adanya potensi offside, namun setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR), gol Dimarco tetap disahkan.

Skor 1-0 untuk keunggulan Inter Milan bertahan hingga babak pertama usai.

Thuram Pastikan Kemenangan Inter

Memasuki babak kedua, Inter Milan terus mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan beberapa peluang. Salah satunya pada menit ke-67 ketika Petar Susic berhadapan satu lawan satu dengan Corvi, namun tendangannya masih melebar.

Inter masih kesulitan menambah keunggulan hingga pertengahan babak kedua. Untuk memperkuat lini serang, Marcus Thuram dimasukkan menggantikan Esposito pada 11 menit terakhir pertandingan. Lautaro Martinez kemudian ditarik keluar pada menit ke-85 dan digantikan Yann Bisseck untuk memperkuat pertahanan.

Advertisement

Pada menit ke-94, Ange-Yoann Bony sempat mencetak gol ke gawang mantan timnya, namun dianulir wasit karena bola dianggap menyentuh tangan Thuram dalam proses terciptanya gol.

Inter akhirnya berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-98. Marcus Thuram menerima umpan lambung dari Nicolo Barella dan berhasil menaklukkan Corvi dengan tendangan cungkil.

Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Inter Milan menutup pertandingan tersebut.

Susunan Pemain

Parma: Edoardo Corvi; Sascha Britschgi, Enrico Del Prato, Alessandro Circati, Emanuele Valeri; Mandela Keita (Benjamin Cremaschi 86′), Adrian Bernabe (Nahuel Estevez 75′), Oliver Sorensen; Gaetano Oristanio (Pontus Almqvist 62′), Mateo Pellegrino (Patrick Cutrone 75′), Jacob Ondrejka (Christian Nahuel Ordonez 62′).

Inter Milan: Yann Sommer; Yamm Aurel Bisseck, Manuel Akanji, Carlos Augusto; Luis Henrique (Francesco Acerbi 85′), Petar Sucic (Nicolo Barella 69′), Hakan Calhanoglu (Piotr ZieliƄski 69′), Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Francesco Esposito (Marcus Thuram 79′), Lautaro Martinez (Ange Bonny 84′).

Advertisement