Inter Milan harus menelan pil pahit setelah takluk dari tim tuan rumah, Bodo/Glimt, dalam lanjutan Liga Champions. Bertanding di Aspmyra Stadium pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, skuad berjuluk Nerazzurri ini menyerah dengan skor akhir 1-3.
Gol Bodo/Glimt dan Satu Balasan Inter
Kekalahan Inter Milan di markas Bodo/Glimt terjadi akibat gol-gol yang dicetak oleh Sondre Brunstad, Jens Petter Hauge, dan Kasper Hogh. Inter hanya mampu membalas satu gol melalui Francesco Pio Esposito. Dengan hasil ini, Inter Milan wajib meraih kemenangan dengan selisih tiga gol pada leg kedua untuk dapat memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Liga Champions.
Faktor Lapangan dan Cuaca Dingin Tak Jadi Alasan
Pertandingan ini diwarnai dengan beberapa faktor yang berpotensi menghambat performa Inter Milan. Stadion Bodo/Glimt menggunakan rumput sintetis, yang mungkin kurang familiar bagi para pemain Inter. Selain itu, suhu udara di Bodo, Norwegia, dilaporkan sangat dingin, berkisar antara -1°C hingga -8°C.
Meskipun demikian, kedua faktor tersebut tidak ingin dijadikan alasan oleh Inter Milan atas kekalahan yang mereka derita. Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan hal ini dalam pernyataannya.
Pernyataan Pelatih Cristian Chivu
“Tim telah memberikan segalanya selama 90 menit penuh dan menunjukkan mentalitas yang kuat. Kami sempat lengah dalam beberapa momen kehilangan bola dan kesulitan menghadapi transisi mereka yang cepat serta intens, dan hal itu berakibat fatal bagi kami,” ujar Chivu, dikutip dari situs resmi Inter.
Chivu menambahkan, “Terlepas dari tantangan berupa kondisi lapangan dan cuaca dingin-yang harus saya tegaskan tidak boleh dijadikan alasan-saya tidak bisa menyalahkan para pemain atas sikap yang mereka tunjukkan.”




