Inter Milan berambisi meraih kemenangan saat menjamu Bologna di Giuseppe Meazza pada lanjutan Liga Italia, Senin (5/1/2026). Misi ini penting demi kembali merebut puncak klasemen Serie A yang saat ini ditempati rival sekota, AC Milan.
Rekor Buruk Melawan Bologna
Namun, misi tersebut diprediksi tidak akan berjalan mulus. Bologna kerap menjadi batu sandungan bagi Inter Milan dalam beberapa musim terakhir. Catatan rekor pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi Bologna dalam lima laga terakhir.
Inter hanya mampu meraih satu kemenangan, sementara Bologna berhasil tiga kali menang. Satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Kekalahan paling menyakitkan bagi Inter terjadi di semifinal Piala Super Italia, di mana Bologna menyingkirkan mereka dengan skor 2-1.
Analisis Pelatih Cristian Chivu
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui bahwa pertandingan melawan Bologna selalu menghadirkan kesulitan tersendiri bagi timnya. Ia bertekad untuk belajar dari kekalahan sebelumnya dan menerapkan strategi yang lebih efektif.
“Kami tahu ini pertandingan yang sulit melawan tim yang selalu menyulitkan siapa pun karena mereka memiliki identitas dan intensitas yang tinggi,” ujar Chivu, dikutip dari Gazzetta.
Chivu menambahkan, Bologna memiliki keunggulan dalam hal transisi dan pertahanan yang solid. “Bologna selalu menciptakan rintangan bahkan dalam situasi sederhana. Mereka memiliki pemain sayap yang bisa menusuk dan gelandang dengan fisik yang kuat. Mereka juga tahu cara bermain man-to-man; mereka memiliki stamina dan timing yang bagus, serta tekad yang kuat,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kesabaran dalam membongkar pertahanan Bologna. “Bahkan jika kita berhasil melewati lini pertahanan pertama, banyak dari mereka akan mundur, jadi kita perlu berhati-hati dan melakukan beberapa hal dengan lebih baik, dengan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tutup Chivu.






