— Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan partainya akan mengambil posisi sebagai partai penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sikap itu mendapat respons dari Partai Gerindra yang menyatakan menghormati keputusan internal PDIP.

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengatakan partainya menghormati sepenuhnya kedaulatan PDIP untuk menentukan posisi politiknya.

“Partai Gerindra menghormati sepenuhnya keputusan internal PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri yang memilih menempatkan diri sebagai partai penyeimbang. Bagi Gerindra, setiap partai politik memiliki kedaulatan penuh untuk menentukan arah perjuangan dan posisinya dalam konstelasi politik nasional,” ujar Sugiat kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Sugiat menegaskan bahwa hubungan personal antara Prabowo dan Megawati tetap terjaga meski keduanya berada pada posisi politik berbeda. Menurutnya, persahabatan kedua tokoh menjadi penopang stabilitas politik nasional.

“Meskipun berada di luar pemerintahan, persahabatan Ibu Megawati dan Pak Prabowo menjadi jangkar stabilitas politik nasional. Adanya kedekatan emosional ini memastikan bahwa mekanisme checks and balances di parlemen akan berjalan secara terhormat, terukur, dan jauh dari polarisasi yang merusak persatuan,” kata Sugiat.

Sugiat menambahkan bahwa Gerindra dan PDIP memiliki pandangan serupa soal budaya politik gotong royong. Dalam pandangan itu, semua elemen bangsa, baik yang berada di pemerintahan maupun yang bertindak sebagai penyeimbang, memikul tanggung jawab sama untuk kemajuan negara.

“Pemerintahan Presiden Prabowo memandang kritik, koreksi, dan masukan dari partai penyeimbang bukan sebagai bentuk permusuhan, melainkan sebagai vitamin bagi demokrasi. Gerindra menyambut baik komitmen PDIP untuk mengawal jalannya pemerintahan melalui kritik yang objektif dan berbasis pada pemenuhan hak-hak rakyat,” sambungnya.

Sugiat menilai pilihan politik PDIP tidak mengurangi hubungan baik antara kedua partai maupun hubungan personal antara Prabowo dan Megawati. “Soal apakah rakyat bingung atau tidak (dengan sikap PDIP), biar rakyat sendiri yang menentukan. Namun, bagi Partai Gerindra tidak ada masalah, hubungan kami dengan PDI Perjuangan baik-baik saja,” ujarnya.

Juru Bicara Gerindra lainnya, Bahtra Banong, menyampaikan pandangan senada. Ia menegaskan sikap menghargai posisi PDIP sebagaimana disampaikan Megawati.

“Pada prinsipnya kami menghargai, menghormati apa yang menjadi penyampaian Ibu Megawati Soekarnoputri terkait dengan posisi PDIP. Dan Pak Prabowo juga secara gamblang menyampaikan pada saat berpidato di DPR, mengucapkan terima kasih ke semua partai, baik partai yang bergabung dengan pemerintah, begitupun partai yang di luar pemerintahan,” kata Bahtra.

Bahtra menegaskan kembali pesan Prabowo tentang pentingnya kontribusi semua partai untuk kepentingan bangsa dan negara. “Pak Prabowo menyampaikan secara tegas bahwa berterima kasih ke semua partai, di manapun posisinya, apakah itu di pemerintahan atau di luar pemerintahan. Yang pasti adalah bagaimana kita terus berbuat yang terbaik untuk kepentingan bangsa dan kepentingan negara,” sambungnya.