Lecce – Federico Dimarco kembali menunjukkan magis kaki kirinya dalam kemenangan Inter Milan atas Lecce di Via del Mare, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Pemain bertahan Inter ini menjadi kunci kemenangan timnya dengan dua assist yang berujung gol.
Peran Krusial Dimarco dalam Kemenangan Inter
Pertandingan yang berlangsung ketat tanpa gol selama lebih dari satu jam akhirnya terpecah pada menit ke-75. Henrikh Mkhitaryan membuka keunggulan Inter Milan melalui sundulan memanfaatkan umpan silang dari sepak pojok yang dieksekusi oleh Dimarco. Bola kiriman Dimarco berhasil disundul oleh Manuel Akanji kepada Mkhitaryan yang kemudian menceploskan bola ke gawang Lecce.
Tak berhenti di situ, pada menit ke-82, giliran Manuel Akanji yang mencatatkan namanya di papan skor. Bek asal Swiss ini sukses menggandakan keunggulan Inter Milan melalui sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok Dimarco lainnya.
Inter Kokoh di Puncak Klasemen
Kemenangan 2-0 atas Lecce ini semakin mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Dengan raihan 64 poin dari 26 pertandingan, Inter Milan kini unggul 10 poin dari rival terdekatnya, AC Milan, yang berada di posisi kedua.
Rekor Pribadi Dimarco
Performa gemilang Dimarco tidak hanya berkontribusi pada kemenangan tim, tetapi juga mencatatkan rekor pribadi yang impresif. Musim ini, Dimarco telah mengumpulkan total 15 assist di Serie A, hanya berjarak satu assist dari rekor 16 assist Papu Gomez bersama Atalanta.
Lebih lanjut, Dimarco menjadi bek Serie A pertama yang mampu mencatatkan assist dalam lima pertandingan beruntun, dengan total delapan assist dalam rentetan tersebut. Ia juga berhasil mencetak satu gol dalam periode yang sama, sehingga total berkontribusi pada sembilan gol, sebuah angka yang luar biasa bagi seorang pemain belakang.
Secara keseluruhan di liga musim ini, Dimarco telah mengemas lima gol dan 15 assist dari 24 penampilan.
Pujian dari Pelatih
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan pujian atas performa Dimarco. Saat ditanya mengenai perbandingan kaki kiri Dimarco dengan legenda Inter lainnya, Dejan Stankovic, Chivu dengan santai menjawab, “Kaki kiri siapa yang lebih baik (Dimarco atau Kolarov)? Sudah pasti kaki kirinya lebih baik dari saya. Saya tidak mau komentar soal Kolarov, takut dia tersinggung.” Pernyataan ini dilansir dari Football Italia.




