Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello, memberikan pujian kepada pelatih Xabi Alonso atas cara penanganannya terhadap Vinicius Junior yang sempat menunjukkan kekesalan saat diganti.
Alonso Dinilai Sukses Kelola Emosi Vinicius
Vinicius Junior belum menunjukkan performa terbaiknya bersama Real Madrid musim ini. Dari 25 pertandingan di berbagai kompetisi, ia baru mencetak lima gol, meskipun peran utama pencetak gol seringkali diemban oleh Kylian Mbappé. Akibatnya, Vinicius kerap menjadi pemain yang dirotasi dan terkadang menunjukkan ketidaksenangan saat ditarik keluar dari lapangan.
Menanggapi situasi tersebut, Fabio Capello, yang pernah melatih Real Madrid pada periode 2006-2007, mengapresiasi pendekatan Xabi Alonso. Capello menilai Alonso berhasil mengelola emosi Vinicius tanpa menimbulkan kegaduhan lebih lanjut.
Pentingnya Penyelesaian Masalah di Ruang Ganti
“Xabi Alonso sempurna saat menghadapinya. Di depan seluruh stadion dan seluruh penggemar, itu bukan tempat untuk menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Capello, seperti dilansir dari Tribuna.
Capello menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara internal. “Mereka menyelesaikannya di ruang ganti, yang terpenting, Vinicius sudah meminta maaf. Harus ada rasa hormat di dalam tim,” tambahnya.
Capello juga menegaskan bahwa kepentingan tim harus selalu diutamakan. “Vinicius tidak suka diganti, namun di atas segalanya adalah kepentingan tim,” tegasnya.






