Florence – Penampilan gemilang kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, dalam mengamankan gawang Cremonese saat melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Minggu (4/1/2026), belum mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. Cremonese harus mengakui keunggulan Fiorentina dengan skor akhir 1-0.
Perjuangan Audero di Bawah Mistar Gawang
Sejak awal pertandingan, Fiorentina mendominasi serangan dan menciptakan banyak peluang gol. Namun, penampilan impresif Emil Audero menjadi benteng kokoh yang berkali-kali menggagalkan upaya para pemain La Viola. Sepanjang laga, kiper berusia 28 tahun itu tercatat melakukan 7 penyelamatan krusial.
Sofascore mencatat, Emil Audero berhasil mengamankan gawang Cremonese dengan rasio penyelamatan 0.84. Ia menunjukkan konsistensi luar biasa hingga menit-menit akhir pertandingan, membuat para penyerang Fiorentina frustrasi.
Gol Injury Time Menentukan Nasib Cremonese
Meskipun demikian, pertahanan kokoh Cremonese akhirnya runtuh di masa injury time. Gol tunggal kemenangan Fiorentina dicetak oleh Moise Kean. Gol tersebut tercipta dari bola muntah hasil sundulan Niccolo Fortini yang sempat ditepis oleh Emil Audero. Dalam situasi kemelut di depan gawang, Kean berhasil memanfaatkan bola liar untuk menjebol gawang Cremonese.
Apresiasi untuk Audero Meski Timnya Kalah
Terlepas dari kekalahan timnya, penampilan Emil Audero tetap mendapat apresiasi tinggi. Sofascore memberinya rating 8.1, menjadikannya pemain dengan nilai tertinggi di skuad Cremonese dan kedua tertinggi di pertandingan. Ia hanya kalah dari Niccolo Fagioli dari Fiorentina yang mendapatkan rating 8.4.
Rentetan Hasil Buruk Cremonese
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Cremonese yang belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhirnya di Serie A. Tim asuhan Davide Nicola ini kini tertahan di peringkat 13 klasemen sementara dengan mengoleksi 21 poin dari 18 pertandingan.
(Sumber: DetikSport)






