Berita7.co.id — Muna Barat — Seorang pria inisial LT di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, tewas setelah terlibat saling bacok menggunakan parang dengan temannya. Perkelahian itu terjadi usai keduanya menenggak minuman keras tradisional jenis kameko.
Insiden berlangsung di sebuah pondok kebun di Desa Lalemba, Kecamatan Lawa, pada Minggu (12/7) sekitar pukul 15.30 Wita. Menurut keterangan pihak kepolisian, pesta miras yang melibatkan beberapa orang memicu peristiwa berdarah tersebut.
“Awalnya pelaku bersama satu temannya sedang mengonsumsi miras, kemudian korban dan temannya inisial PA datang bergabung,” kata Kapolsek Lawa Ipda Jaman.
Awalnya, pelaku bersama rekannya inisial AL menenggak miras hingga korban bersama rekannya inisial PA datang bergabung. Setelah pesta miras hanya menyisakan korban dan pelaku, situasi tiba-tiba berubah menjadi mencekam.
Saat ketegangan memuncak, korban disebut lebih dulu mengayunkan parang ke arah LN hingga mengenai lengan kiri bagian luar. LN kemudian berlari menuju rumah kebunnya untuk mengambil parang, lalu kembali ke lokasi dan langsung mendekati korban sehingga keduanya terlibat duel menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan itu, korban ditebas menggunakan parang dan mengalami luka di leher serta bagian belakang kepala. Pelaku LN dilaporkan mengalami luka tebas pada lengan kiri dan kanan, perut bagian kiri serta belakang.
Korban meninggal dunia di lokasi akibat luka berat yang diderita. Sementara pelaku LN juga mengalami luka serius dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Ikuti Berita7.co.id
