JAKARTA – Ruben Amorim memilih bungkam seribu bahasa saat dicegat oleh awak media di Bandara Humberto Delgado, Portugal, setelah kepulangannya dari Manchester. Keputusan ini diambilnya tak lama setelah ia resmi dipecat oleh klub raksasa Liga Primer Inggris, Manchester United, pada Senin (5/1/2026).
Amorim Pulang Kampung Setelah Pemecatan
Ruben Amorim, bersama dengan keluarganya, langsung bertolak kembali ke Portugal setelah menerima kabar pemecatan dari Manchester United. Kepulangan ini menandai akhir dari masa jabatannya yang singkat di Kota Manchester. Posisinya di kursi manajer Manchester United kini digantikan sementara oleh Darren Fletcher, sebelum akhirnya Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer hingga akhir musim.
Momen Dicegat Awak Media
Setibanya di Bandara Humberto Delgado, Amorim langsung disambut oleh pertanyaan-pertanyaan dari awak media yang telah menunggunya. Jurnalis mencoba menggali perasaannya terkait pemecatan dan masa depannya. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan antara lain, “Apakah Manchester mengecewakan?”, “Apa Anda sudah ada pekerjaan untuk melatih lagi?”, dan “Apa Anda akan melatih di Portugal lagi?”. Namun, Amorim hanya membalas dengan senyuman dan memilih untuk tidak memberikan komentar apa pun, bergegas meninggalkan kerumunan.
Rekam Jejak Amorim
Sebelum menangani Manchester United, Ruben Amorim memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di kancah sepak bola Portugal. Pria berusia 40 tahun itu pernah menukangi tim-tim seperti Braga dan Sporting CP. Bersama Sporting CP, Amorim berhasil meraih kesuksesan dengan menyapu bersih seluruh gelar domestik.
Hingga kini, Amorim belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun terkait pemecatannya dari Manchester United. Sebelumnya, ia juga sempat terlihat meninggalkan kediamannya di kawasan Cheshire, dekat Manchester, dan hanya menebar senyum ketika ditanya oleh awak media.






