Pandeglang – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pandeglang sejak Senin (12/1/2025) menyebabkan banjir di delapan kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang mencatat sedikitnya 16 desa terdampak genangan air.
Rincian Wilayah Terdampak
Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengonfirmasi bahwa banjir melanda delapan kecamatan, yaitu Sumur, Patia, Pagelaran, Sobang, Cigeulis, Labuan, Cikeusik, dan Panimbang. Ia menjelaskan bahwa curah hujan tinggi memicu meluapnya aliran sungai di wilayah tersebut, yang kemudian merendam area permukiman warga.
“Kurang lebih 16 desa yang tersebar di 8 kecamatan,” ujar Riza kepada wartawan, Senin (12/1/2025).
Kondisi Banjir dan Upaya Penanganan
Ketinggian air di lokasi banjir bervariasi. Riza melaporkan bahwa banjir di tujuh kecamatan dilaporkan telah berangsur surut. Namun, genangan air di wilayah Patia dilaporkan masih tinggi.
“Dari 8 kecamatan itu, di 7 kecamatan sudah berangsur surut karena berada di aliran sungai, sekarang ini masih tinggi di Patia,” ungkapnya.
Saat ini, BPBD Pandeglang masih fokus pada penanganan kedaruratan dan melakukan pendataan jumlah warga yang terdampak. Riza belum dapat memberikan angka pasti mengenai jumlah pengungsi atau kerugian materiil.
“Masih pendataan karena kita masih fokus kedaruratan sambil mendata,” ucapnya.






