Sepakbola

Cristian Chivu Tak Hadiri Konferensi Pers Usai Inter Milan Kalahkan Bologna, Ini Alasannya

Advertisement

Milan – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tidak hadir dalam konferensi pers pasca-pertandingan melawan Bologna di Giuseppe Meazza pada Senin (5/1/2026). Keputusan ini bukan karena amarah, melainkan karena suaranya habis akibat berteriak memberikan instruksi di tepi lapangan sepanjang laga lanjutan Liga Italia tersebut.

Inter Milan Kembali ke Puncak Klasemen

Dalam pertandingan tersebut, Inter Milan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Bologna. Tiga gol kemenangan ‘Si Ular’ dicetak oleh Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, dan Marcus Thuram. Tim tamu hanya mampu membalas satu gol melalui Santiago Castro. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A dengan raihan 39 poin, unggul satu angka dari AC Milan yang berada di urutan kedua.

Suara Habis, Chivu Utus Asisten

Kejadian unik terjadi setelah laga usai. Pelatih asal Rumania, Cristian Chivu, tidak dapat memenuhi panggilan media untuk konferensi pers. Ia mengutus asistennya, Aleksandr Kolarov, untuk mewakilinya menjawab pertanyaan dari awak media. Kolarov menjelaskan bahwa Chivu kehilangan suaranya karena intensitasnya dalam memberikan arahan kepada para pemainnya di pinggir lapangan.

Advertisement

Pengalaman serupa ternyata pernah dialami oleh pelatih Inter sebelumnya, Simone Inzaghi. Kolarov, yang juga merupakan bagian dari staf kepelatihan di era Chivu dan Inzaghi, menilai bahwa Chivu memiliki tingkat teriakan yang lebih tinggi dibandingkan Inzaghi saat memimpin tim dari pinggir lapangan.

“Chivu tampak sangat tenang, tapi sebenarnya tidak! Saya rasa Cristian mungkin akan lebih banyak berteriak,” ujar Kolarov seperti dikutip dari Football Italia. Ia menambahkan bahwa kepribadian Chivu di pinggir lapangan sangat berbeda dengan karakternya di luar lapangan, di mana ia dikenal sebagai sosok yang kalem.

Advertisement