London – Kemenangan 3-1 Chelsea atas Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (25/1/2026) malam WIB, menyisakan sedikit rasa kecewa bagi pelatih Liam Rosenior. Ia menyesalkan timnya gagal mempertahankan catatan cleansheet atau tidak kebobolan.
Chelsea sempat unggul tiga gol melalui Estevao, Joao Pedro, dan penalti Enzo Fernandez. Keunggulan The Blues semakin besar setelah Adam Wharton dari Palace diganjar kartu kuning kedua.
Namun, alih-alih menambah gol, Chelsea justru kebobolan satu gol balasan dari Richards Chris. Meski demikian, tim tamu berhasil mengamankan momentum dan mencegah Palace memanfaatkan situasi tersebut.
Rosenior menyatakan kepuasannya atas penampilan para pemainnya, meskipun ada sedikit kekecewaan terkait kegagalan mencatat cleansheet. Sebelumnya, Chelsea berhasil tidak kebobolan dalam dua pertandingan melawan Brentford dan Pafos.
Rosenior Ungkap Frustrasi dan Pujian
“Bagi saya, aplikasi para pemain, kemauan untuk berlari, dan intensitas untuk menekan sangat luar biasa. Ini tempat yang sulit untuk disambangi,” ungkap Rosenior kepada Sky Sports, yang dikutip oleh BBC.
Ia menambahkan, “Frustrasi di akhir pertandingan, unggul 3-0 dengan 10 pemain, kami maunya tiga cleansheet berturut-turut. Dalam hal sikap, penerapan tim, itu sudah kelas satu.”
Meskipun demikian, Rosenior melihat banyak aspek positif dari pertandingan tersebut. “Banyak tanda-tanda yang sangat bagus, tetapi masih ada banyak ruang untuk perbaikan. Tapi ya Anda tidak bisa merasa kecewa setelah datang ke sini lalu 3-1 di kandang lawan,” tutupnya.






