Sepakbola

Cedera Hamstring Jude Bellingham Jadi Momok Real Madrid Jelang Laga Krusial

Advertisement

Kemenangan tipis Real Madrid atas Rayo Vallecano pada Minggu (1/2) diwarnai kabar buruk. Gelandang andalan mereka, Jude Bellingham, terpaksa harus menepi akibat cedera hamstring yang dialaminya.

Bellingham Tumbang di Menit Awal

Insiden yang dialami Bellingham terjadi hanya 10 menit setelah pertandingan dimulai di Santiago Bernabeu. Saat berusaha mengejar umpan di dekat kotak penalti, pemain asal Inggris itu terlihat memegangi paha kirinya dan meringis kesakitan sebelum akhirnya harus ditandu keluar lapangan. Posisinya kemudian digantikan oleh Brahim Diaz.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai tingkat keparahan cedera hamstring yang diderita mantan bintang Borussia Dortmund tersebut. Namun, cedera jenis ini berpotensi membuat pemain absen dalam jangka waktu yang lama, bahkan berbulan-bulan jika memerlukan operasi.

Arbeloa Tetap Optimistis

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan bahwa Bellingham dalam kondisi prima sebelum pertandingan. Meskipun mengakui kehilangan besar, Arbeloa tetap optimistis dengan kedalaman skuad yang dimiliki timnya.

Advertisement

“Jude tadi dalam kondisi sempurna untuk bertanding, dan setelah upaya yang sedemikian besar… well, ini memang sebuah kehilangan yang besar,” kata Arbeloa, dikutip dari AS. “Akan tetapi, saya punya sebuah skuad yang luar biasa. Jangan lupa bahwa kami punya 17 pemain di sini, yang adalah juara Eropa pada satu setengah tahun yang lalu. Dan bersama mereka, kami akan mengatasi tantangan apapun yang datang,” tegasnya.

Performa Gemilang Bellingham Terancam Terhenti

Musim ini, Jude Bellingham telah menunjukkan performa impresif bersama Real Madrid. Ia berhasil mencetak enam gol dan empat assist dalam 27 penampilannya di berbagai kompetisi. Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi Madrid yang tengah bersiap menghadapi jadwal padat, termasuk laga melawan Valencia, Real Sociedad, dan babak playoff Liga Champions kontra Benfica.

Absennya Bellingham menimbulkan keraguan apakah tim asuhan Arbeloa mampu mempertahankan performa terbaiknya tanpa kehadiran sang gelandang.

Advertisement