— Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, mendorong para relawan untuk belajar dan mencontoh cara penanganan bencana, khususnya gempa bumi, dari negara Jepang. Ajakan ini disampaikan saat acara pelatihan relawan tanggap bencana Sigap Bangsa di Bogor pada Sabtu (18/7/2026).

Cak Imin menyampaikan apresiasinya atas kesediaan para relawan yang hadir. Ia menekankan pentingnya kesiapan dalam menanggulangi risiko bencana, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kerawanan yang tinggi.

“Kalau sudah menjadi bagian dari BNPB, maka dengan demikian kita siap setiap saat menanggulangi risiko apapun yang terjadi apabila ada bencana,” ujar Cak Imin dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa Indonesia, meskipun kaya, juga memiliki potensi ancaman bencana yang senantiasa menghantui wilayah tanah air.

Ia menyambut baik pembentukan organisasi relawan Sigap Bangsa, yang merupakan singkatan dari Sinergi Peduli Bangsa. Cak Imin berharap organisasi semacam ini dapat terus berkembang di seluruh Indonesia sebagai kekuatan baru dalam mengantisipasi dan peduli terhadap bencana.

Menurut Cak Imin, selain kecanggihan alat, penanganan bencana itu sendiri sangat krusial. Ia menyoroti Jepang sebagai contoh negara yang memiliki sistem mitigasi bencana yang baik, terutama terhadap ancaman gempa bumi.

“Kita bisa belajar dari Jepang karena sudah tahu pasti setiap saat ancamannya adalah gempa. Maka sejak kecil pun mereka sudah waspada dan ketika terjadi bencana, gempa itu semua terantisipasi dengan baik,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa masyarakat Jepang, sejak usia dini di bangku sekolah dasar, telah dibekali pemahaman dan pelatihan penanggulangan kebencanaan.

Cak Imin berharap para relawan dapat mengadopsi pendekatan proaktif ini. “Sejak sekolah dasar, sekolah playgroup sudah menjadi bagian integral dari antisipasi. Dan saya berharap sikap ini sebagai organ baru akan menjadi bagian dari kekuatan untuk terus belajar mengadopsi dari berbagai kemajuan, dari pengalaman berbagai negara,” imbuhnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kesiapan relawan dalam membantu penanganan masalah kekeringan yang mulai muncul, Cak Imin menegaskan bahwa mereka harus selalu siap. “Pasti, harus. Tim ini siap (membantu penanganan kekeringan),” pungkasnya.