— Pemerintah Provinsi Banten mencatat sebanyak 415 desa dan kelurahan yang tersebar di 105 kecamatan berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Menanggapi potensi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mulai menggalang donasi dari masyarakat untuk mencukupi pasokan air bersih di daerah yang terdampak.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Banten, Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah dengan pemetaan daerah rawan kekeringan tertinggi, yaitu sebanyak 111 desa. Disusul oleh Kabupaten Lebak dengan 109 desa yang juga teridentifikasi rawan kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan bahwa pihaknya masih menggunakan data pemetaan dari tahun sebelumnya sebagai acuan dalam merancang langkah-langkah mitigasi. “Kita pakai data yang terakhir untuk melangkah lebih lanjut karena data tahun 2025 itu masih relevan untuk mitigasi kekeringan saat ini,” ujar Lutfi pada Selasa (22/6/2026).

Lutfi menegaskan bahwa fokus utama antisipasi yang dilakukan BPBD Banten adalah menjaga ketersediaan air bersih untuk kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. Pihaknya, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sudah mulai mengirimkan pasokan air bersih ke sejumlah lokasi yang membutuhkan.

“Kekeringan yang sangat krusial untuk ditangani adalah yang berimbas pada kekurangan air bersih untuk konsumsi dan minum,” katanya lebih lanjut. Ia menambahkan bahwa cadangan air yang tersedia masih sangat kurang, meskipun biaya air itu sendiri relatif murah. “Sebetulnya harga air itu murah, satu tangki mungkin hanya Rp 30.000 sampai Rp 50.000, tetapi yang mahal ada di biaya distribusinya,” ungkap Lutfi.

Oleh karena itu, BPBD Banten membuka kesempatan bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam program donasi pengiriman air bersih. “Makanya kita menggugah masyarakat untuk ikut berdonasi air bersih. Bagi masyarakat yang ingin membantu, tinggal hubungi BPBD Provinsi, nanti kami arahkan titik distribusinya,” ujar Lutfi.

Masyarakat yang ingin memberikan bantuan dapat menghubungi Call Center BPBD Provinsi Banten di nomor 0851-1781-4505 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran bantuan tersebut.