Satu unit rumah di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, dilaporkan ambruk akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (15/1/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Atap Dapur Roboh Akibat Kombinasi Faktor
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas, menjelaskan bahwa ambruknya atap rumah terjadi di Kampung Situpete Sempur. Ia merinci bahwa kombinasi antara hujan deras yang terus-menerus dan kondisi bangunan yang sudah lapuk menjadi penyebab utama kejadian ini.
“Rumah ambruk dikarenakan hujan yang melanda wilayah tersebut dan atap rumah yang sudah lapuk. Kejadian ini menyebabkan ambruknya atap rumah bagian dapur milik Bapak Ismail, yang dihuni lima orang,” ujar Dimas dalam keterangan tertulisnya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Materiil
Meskipun terjadi kerusakan bangunan yang cukup signifikan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian yang dialami bersifat materiil, yaitu kerusakan pada bagian atap dapur rumah tersebut.
“Tidak ada korban baik jiwa maupun luka dalam kejadian ini, hanya kerugian materiil berupa kerusakan bangunan rumah,” imbuh Dimas.
Penghuni Tetap Bertahan, BPBD Berikan Bantuan
Menariknya, para penghuni rumah yang terdiri dari lima orang tersebut memilih untuk tidak mengungsi dan tetap tinggal di rumah mereka. Tim BPBD Kota Bogor segera bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan.
“Penghuni rumah tidak mengungsi. Asesmen dan pemberian terpal sudah selesai dilakukan oleh personel TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” jelas Dimas. Tim BPBD bersama warga juga telah berupaya menyingkirkan puing-puing bangunan yang ambruk dan menutup area yang rusak dengan terpal untuk sementara waktu.






