Aston Villa harus menelan pil pahit setelah gagal memanfaatkan momentum di Liga Inggris. Kekalahan kandang dari Everton pada Minggu (18/1/2026) malam WIB membuat tim asuhan Unai Emery tertahan di peringkat ketiga klasemen, gagal merangsek ke posisi runner-up.
Peluang Emas Terbuang
Hasil minor Villa terjadi di saat para pesaingnya di papan atas juga terpeleset. Manchester City, yang sebelumnya menduduki peringkat kedua, takluk dari Manchester United pada Sabtu (17/1/2026). Sementara itu, Arsenal yang memimpin klasemen hanya mampu bermain imbang melawan Nottingham Forest.
Namun, Villa yang bermain belakangan justru gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi tiga poin. Menjamu Everton di Villa Park, tim tuan rumah secara mengejutkan kalah dengan skor 0-1. Gol tunggal Everton membuat Villa tetap berada di posisi ketiga dengan raihan 43 poin, kalah selisih gol dari Manchester City. Jarak dengan pemuncak klasemen, Arsenal, kini melebar menjadi tujuh angka.
Emery Sesalkan Kekalahan
Manajer Aston Villa, Unai Emery, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil yang diraih timnya. Ia menilai kekalahan ini merupakan kesempatan emas yang terbuang sia-sia.
“Kami menjalani musim yang luar biasa. Ketika kami main di Everton (bulan September), kami imbang dan lebih buruk daripada sekarang,” ujar Emery seperti dilansir Guardian. “Tentu saja hari ini kami kehilangan kesempatan bagus dan kami di depan tim-tim lain yang bersaing untuk ada di posisi kami. Kami kehilangan peluang untuk naik ke posisi kedua, sesuatu yang luar biasa.”
Lebih lanjut, Emery menekankan pentingnya bangkit dari kekecewaan ini. “Tapi setelah merasakan frustrasi karena kalah, kami harus mencoba memulihkan perasaan positif kami.”
“Sepakbola adalah menang, kalah, atau imbang. Ketika Anda kalah, Anda sedih, seperti kami sekarang, ketika Anda menang, Anda senang, tapi seringnya kami lebih gembira daripada sedih,” pungkasnya.






