London – Arsenal kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang 2-2 oleh tuan rumah Wolverhampton Wanderers pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat posisi The Gunners di puncak klasemen Liga Inggris semakin terancam.
Keunggulan Puncak Klasemen Menipis
Dengan tambahan satu poin, Arsenal kini mengoleksi 58 poin dari 27 pertandingan. Namun, keunggulan mereka atas Manchester City yang berada di posisi kedua semakin menipis. City mengumpulkan 53 poin dari 26 laga. Jika City mampu memenangkan laga tunda mereka, selisih poin kedua tim hanya akan menjadi dua angka.
Menurut laporan BBC, Arsenal telah kehilangan 11 poin dari delapan pertandingan di tahun 2026. Tren negatif ini terlihat jelas dalam dua laga terakhir di mana mereka hanya mampu meraih hasil imbang.
Sejarah dan Tekanan Musim Ini
Arsenal memiliki sejarah yang kurang menyenangkan dalam perburuan gelar Premier League. Tiga musim terakhir, mereka selalu finis sebagai runner-up. Gelar Premier League terakhir yang diraih klub asal London Utara ini adalah pada tahun 2004, atau 22 tahun lalu.
Kondisi ini menambah tekanan bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Bukayo Saka mengakui kekecewaan timnya atas hasil yang diraih.
“Kami menurunkan standar permainan dan kami akhirnya dihukum. Saya tidak bisa bilang banyak, hasil hari ini mengecewakan,” ujar Bukayo Saka.
Fokus Perbaikan Diri
Meskipun di atas kertas Arsenal masih diunggulkan untuk meraih gelar juara musim ini dengan sisa 11 pertandingan, Saka menekankan pentingnya fokus pada peningkatan performa tim.
“Kami fokus ke diri kami sendiri, untuk meningkatkan standar dan performa kami. Hanya itulah yang bisa kami kontrol,” tegasnya.
Pertandingan krusial akan dihadapi Arsenal pada 18 April mendatang, saat mereka bertandang ke markas Manchester City. Pada pertemuan pertama musim ini di Emirates Stadium, kedua tim bermain imbang 1-1.




