Bulutangkis

Apriyani Rahayu Tak Gentar Main Rangkap di Usia Senior, PBSI Jajaki Potensi Atlet

Advertisement

JAKARTA – Pemain ganda putri senior Indonesia, Apriyani Rahayu, menyatakan kesiapannya untuk bermain rangkap di dua sektor berbeda pada turnamen BWF Tour Super 100 China Masters 2026. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, Apriyani tidak melihat hal tersebut sebagai hambatan. Ia akan berpasangan dengan pemain ganda putra Taufik Aderya di sektor ganda campuran, sementara Lanny Tria Mayasari akan berduet dengan Daniel Edgar Marvino.

Usia Hanya Angka

Keputusan PBSI untuk menerapkan sistem main rangkap, terutama bagi pemain senior seperti Apriyani, memang terbilang tidak biasa. Namun, Apriyani, yang kini berusia 27 tahun, menyambut baik tawaran tersebut. Ia mengungkapkan bahwa usia bukanlah batasan baginya untuk terus berkarya di dunia bulu tangkis.

“Usia hanya angka. Enggak ada sih. Saya cukup mau menikmati saja. Dan tidak mau berpatokan dengan umur saya sih. Maksudnya selagi saya bisa, ya kenapa enggak? Selagi saya dikasih kepercayaan, ya kenapa enggak? Jadi ya sudah, so happy,” ujar Apriyani kepada pewarta di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.

Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini juga optimistis mampu menjalankan kedua sektor tersebut dengan seimbang. “Ya pasti selagi saya dikasih main dua, saya akan fokus ke dua-duanya juga. Enggak ada yang kayak pas ini, lepas ini. Jadi kayak memang sudah dari pelatih juga ngomong kayak gitu,” tambahnya.

Advertisement

Program Penjajakan Potensi

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa penerapan main rangkap ini merupakan bagian dari program penjajakan potensi atlet di masa depan. Langkah ini diharapkan dapat menggali kemampuan lain yang mungkin dimiliki oleh Apriyani dan Lanny.

“Dengan bermain rangkap, kami bisa melihat potensi lain yang mungkin keluar dari atlet-atlet tersebut. Selain itu, Daniel dan Taufik bisa menimba ilmu dan pengalaman dari Apri/Lanny yang sudah lebih senior. Pengembangan kemampuan bermain di dua sektor juga akan membawa dampak positif bagi mereka,” jelas Eng Hian dalam keterangan tertulisnya.

Turnamen BWF Tour Super 100 China Masters 2026 akan diselenggarakan pada 10-15 Maret mendatang.

Advertisement