Berita7 — Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan saluran air di Jalan Asia Baru Kepa Listrik RT 06 RW 04, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kunjungan ini merupakan respons atas aspirasi warga yang disampaikan pada masa Reses Ke-I Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026.
Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Kent ini menyatakan bahwa pembangunan saluran air diharapkan dapat mengurangi genangan air dan memperbaiki kualitas lingkungan permukiman warga. “Bagi saya, setiap aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus diperjuangkan sampai benar-benar dirasakan manfaatnya. Karena itu saya ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan warga,” ujar Kent dalam keterangannya pada Sabtu (18/7/2026).
Saat peninjauan berlangsung, Bang Kent didatangi oleh seorang warga bernama Handoyo. Handoyo menceritakan kondisi keluarganya, di mana istrinya sedang sakit dan anaknya merupakan penyandang disabilitas yang memerlukan alat bantu serta pendampingan untuk aktivitas sehari-hari.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini segera mengunjungi rumah warga tersebut. Ia berkomitmen untuk membantu keluarga itu melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. “Seperti ini saya senang, karena kita bisa langsung mengetahui kebutuhan warga. Kita akan fasilitasi pengurusan kartu disabilitas, membantu pengadaan tongkat untuk latihan berjalan dan berjemur, serta melihat kebutuhan lain yang memang bisa kita perjuangkan,” kata Kent.
Menurutnya, tugas seorang wakil rakyat tidak hanya sebatas mengawasi pembangunan fisik, tetapi juga harus hadir untuk masyarakat ketika membutuhkan bantuan. “Kalau ada warga yang kesulitan, apalagi anak penyandang disabilitas, pemerintah harus hadir. Mereka jangan sampai merasa sendirian. Kita harus memastikan hak-haknya terpenuhi dan mereka mendapatkan pelayanan yang layak,” ujar Ketua IKAL PPRA Angkatan LXII itu.
Bang Kent menegaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita. “Anak-anak penyandang disabilitas tidak pernah meminta dilahirkan dengan keterbatasan. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan yang sama, lingkungan yang menerima mereka, serta dukungan agar bisa berkembang sesuai potensinya,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Jakarta yang lebih inklusif. “Kota yang maju bukan hanya soal gedung yang tinggi atau infrastruktur yang megah. Kota yang benar-benar maju adalah kota yang mampu melindungi dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh warganya, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” sambungnya.
Kent berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga tersebut, sekaligus mengingatkan bahwa setiap warga berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan tanpa diskriminasi. “Anak-anak disabilitas bukan beban. Mereka adalah bagian dari masa depan bangsa yang memiliki potensi luar biasa apabila diberikan kesempatan, pendampingan, dan kasih sayang. Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan, bukan keterbatasan,” pungkasnya.
Ikuti Berita7
