Hiburan

Adnan Djani Debut Akting dan Produseri Film Horor Mitologi ‘Penunggu Rumah: Buto Ijo’

Advertisement

Adnan Djani akhirnya menjejakkan kaki di industri perfilman Indonesia. Ia tidak hanya debut sebagai aktor dalam film horor mitologi terbaru berjudul Penunggu Rumah: Buto Ijo, tetapi juga terlibat langsung sebagai produser. Adnan meyakini potensi besar proyek ini sejak awal penggarapannya.

Mimpi yang Menjadi Kenyataan

Bagi Adnan Djani, kesempatan ini terasa seperti mimpi yang akhirnya terwujud. Ia mengungkapkan bahwa cita-cita menjadi aktor telah tertanam sejak kecil, meskipun sempat merasa ragu akan ‘panggilan’ jiwanya. “Sejak kecil saya memang bercita-cita menjadi aktor, meski sempat merasa tidak punya ‘calling’,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (15/1/2026).

Pengalaman Akting dan Produksi

Sebagai seorang aktor, Adnan mengaku tertarik dengan kompleksitas karakter yang ia perankan dan menikmati setiap proses pendalaman karakter. Meskipun perannya dalam film ini tidak menjadi sentral, ia merasa mendapatkan pengalaman berharga dalam berakting. Di sisi lain, peran sebagai produser memberikan tantangan tersendiri karena mengharuskannya membagi fokus antara aspek kreatif dan manajerial.

Advertisement

Harapan untuk Genre Horor dan Budaya Nusantara

Adnan Djani menaruh harapan besar pada genre horor yang diangkat dalam film Penunggu Rumah: Buto Ijo. Ia percaya bahwa genre ini dapat menjadi daya tarik kuat bagi masyarakat Indonesia. Melalui film ini, Adnan berharap dapat membangkitkan kembali minat generasi muda terhadap kisah-kisah budaya Nusantara. Ia juga menyatakan keinginannya untuk terus mengeksplorasi peran-peran unik lainnya di masa depan. “Kebetulan saya punya keinginan kuat memproduksi film yang mengangkat isu budaya, sosial, dan identitas bangsa,” tuturnya.

Penunggu Rumah: Buto Ijo sendiri merupakan film horor mitologi yang mengisahkan legenda Buto Ijo. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 15 Januari 2026 dan diharapkan menjadi gerbang awal bagi perjalanan Adnan Djani di dunia perfilman layar lebar.

Advertisement