JAKARTA – Sebanyak 453 personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat, TNI, dan instansi terkait telah diterjunkan untuk mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Pengamanan ini difokuskan pada 42 vihara di wilayah Jakarta Barat yang telah memberitahukan rencana pelaksanaan ibadah.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Bennyahdi, didampingi Wakapolres AKBP Rezi Dharmawan dan jajaran pejabat utama, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah vihara pada Senin (16/2). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan kenyamanan umat dalam menjalankan ibadah Imlek.
Beberapa vihara yang dikunjungi antara lain Vihara Dharma Bhakti Tamansari, Vihara Toa Se Bio Tamansari, Vihara Pusdiklat Maitreya, dan Vihara Ekayana Kebon Jeruk. Dalam dialog dengan pengurus vihara, Kapolres memantau aktivitas umat yang mulai berdatangan sejak siang hari untuk berdoa.
“Sejak pukul satu siang kemarin umat sudah mulai berdatangan untuk berdoa secara bergantian. Diperkirakan esok jumlahnya akan semakin meningkat seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kombes Twedi dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, personel telah ditempatkan di persimpangan dan titik rawan kemacetan. Namun, pihak kepolisian tidak menerapkan rekayasa lalu lintas khusus untuk menghindari potensi kemacetan baru, mengingat adanya proyek dan kegiatan festival di beberapa titik utama.
Polres Metro Jakarta Barat menegaskan akan menerapkan pola pengamanan yang sama seperti tahun sebelumnya, dengan mengedepankan sinergi bersama TNI dan instansi terkait. Langkah ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga rasa aman, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama di Jakarta Barat.
Dengan kesiapan yang matang dan kolaborasi yang solid, diharapkan perayaan Imlek 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh umat yang merayakan.






