Bulan Syakban, bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, memiliki makna penting bagi umat Muslim, terutama menjelang bulan Ramadan. Bulan ini dikenal sebagai bulan penuh berkah, dengan Malam Nisfu Syakban yang istimewa karena diyakini sebagai malam pengampunan dosa oleh Allah SWT. Pertanyaan mengenai kapan tepatnya 1 Syakban 2026 jatuh menjadi krusial bagi banyak orang.
Jadwal 1 Syakban 2026 Versi Pemerintah
Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Syakban 1447 Hijriah atau 1 Syakban 2026 diprediksi jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Bulan Syakban ini akan berlangsung hingga menjelang datangnya bulan Ramadan.
Jadwal 1 Syakban 2026 Menurut Nahdlatul Ulama (NU)
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) melalui situs resminya, NU Online, mengumumkan bahwa awal bulan Sya’ban 1447 Hijriah atau 1 Syakban 2026 juga bertepatan pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Pengumuman Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 yang dikeluarkan pada Senin (19/1/2026) menyatakan bahwa penetapan ini didasarkan pada hasil rukyatul hilal.
Menurut laporan tersebut, terdapat lokasi yang berhasil melihat hilal pada Senin Legi, 29 Rajab 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan 19 Januari 2026 Masehi. “Telah dilaporkan penyelenggaraan rukyatul hilal pada Senin Legi 29 Rajab 1447 H / 19 Januari 2026 M. Laporan lokasi yang menyelenggarakan rukyatul hilal terlampir. Terdapat lokasi yang melihat hilal,” demikian bunyi pengumuman itu.
Jadwal 1 Syakban 2026 dari Muhammadiyah
Muhammadiyah, melalui Kalender Hijriah Global Tunggal yang dirilisnya, juga menetapkan bahwa 1 Syakban 2026 atau 1 Syakban 1447 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Penetapan ini sejalan dengan jadwal yang dikeluarkan oleh pemerintah dan NU.
Prediksi Awal Puasa Ramadan 2026
Menjelang bulan Syakban, perhatian umat Muslim juga tertuju pada awal bulan Ramadan. Berdasarkan Kalender Hijriah 2026 dari Kementerian Agama, Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan dimulai pada pertengahan bulan Februari 2026, tepatnya pada tanggal 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat prediksi dan memerlukan penetapan resmi melalui sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama.
Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Ketetapan ini tertuang dalam Maklumat Muhammadiyah No.01/MLM/1.1/B/2025 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah. Jika merujuk pada jadwal Muhammadiyah, puasa Ramadan 2026 akan dimulai sekitar 48 hari setelah 1 Januari 2026.






