Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyatakan ketidakpastian mengenai kapan Kylian Mbappe dapat kembali merumput setelah mengalami cedera lutut kiri. Alonso menegaskan bahwa timnya tengah berupaya maksimal untuk mempercepat proses pemulihan bomber asal Prancis tersebut.
Cedera Lutut Kiri Mbappe
Real Madrid secara resmi mengumumkan cedera Mbappe pada 31 Desember lalu. Akibat cedera ini, pemain berusia 27 tahun tersebut dipastikan absen dalam pertandingan melawan Real Betis di Liga Spanyol pada Minggu (4/1/2026). Selain itu, partisipasinya di Piala Super Spanyol pekan depan juga diragukan.
Absennya Mbappe diprediksi akan menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Statistik menunjukkan bahwa 29 dari total 52 gol yang telah dicetak oleh El Real musim ini berasal dari kontribusi Mbappe. Situasi ini memaksa Alonso untuk mencari solusi alternatif di lini depan sembari berharap agar striker andalannya tidak mengalami absen dalam jangka waktu yang lama.
Upaya Pemulihan dan Solusi Lini Depan
Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (3/1), menjelang duel melawan Betis, Alonso mengungkapkan komitmen timnya. “Kami akan berupaya mempersingkat waktu absennya,” ujar Alonso, seperti dikutip oleh ESPN. “Ini tentang perasaan. Kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mempersingkat (absennya) agar dia bisa siap secepat mungkin. Tapi kapan itu? Itulah pertanyaannya, saya tidak tahu.”
Alonso menambahkan bahwa setiap keputusan terkait penurunannya pemain akan didasarkan pada penilaian kondisi fisik dan kebutuhan tim. “Di tiap laga, kami melakukan penilaian, berdasarkan bagaimana perasaan pemain, dan kami mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan untuk laga itu. Sekarang kita lihat saja. Kami akan melakukan segala yang kami bisa agar ia kembali secepat mungkin,” tegasnya.
Gonzalo Garcia sebagai Alternatif
Dalam menghadapi kemungkinan absennya Mbappe, Real Madrid kemungkinan akan menunjuk Gonzalo Garcia sebagai striker utama. Garcia pernah mengisi peran serupa saat Piala Dunia Antarklub 2025 ketika Mbappe absen karena sakit. Kala itu, Garcia tampil gemilang dengan mencetak empat gol sepanjang turnamen.
Namun, situasi saat ini berbeda. Garcia belum berhasil mencetak gol dari 17 penampilannya di musim ini, meskipun ia baru tiga kali menjadi starter. Hal ini menambah kompleksitas tantangan yang dihadapi Xabi Alonso dalam mengelola lini serang timnya.






