Jakarta – Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, mendesak Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara untuk segera mempersiapkan lahan permanen yang memadai bagi pembangunan Sekolah Rakyat. Dorongan ini disampaikan saat menerima audiensi perwakilan Pemkab Padang Lawas Utara di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026).
Pentingnya Lahan Permanen dan Jelas Statusnya
Agus Jabo Priyono menekankan bahwa Sekolah Rakyat harus didirikan di atas lahan yang status hukumnya jelas dan bersifat permanen. Hal ini penting agar pemanfaatan sekolah dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa menimbulkan persoalan di masa mendatang. Lahan yang diusulkan harus merupakan aset milik pemerintah daerah, bebas dari sengketa, memiliki sertifikat definitif, dan memenuhi luas minimal 6,5 hektare.
“Sekolah Rakyat ini sifatnya permanen, jadi lahannya juga harus permanen. Statusnya harus jelas dan tidak bermasalah, supaya pembangunan dan pemanfaatannya bisa berlangsung jangka panjang,” tegas Agus dalam keterangan tertulisnya.
Percepatan Administrasi untuk Kelancaran Program
Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa percepatan pemenuhan persyaratan lahan sejak awal akan sangat menentukan kelancaran program. Hal ini krusial agar sekolah dapat segera masuk dalam tahapan pembangunan sesuai dengan jadwal nasional yang telah ditetapkan.
“Percepatan dan ketelitian administrasi sangat penting agar program prioritas nasional ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penanggulangan kemiskinan melalui pendidikan,” ujarnya.
Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara diminta segera melengkapi surat pernyataan kepala daerah terkait penyerahan atau pinjam pakai lahan permanen kepada Kementerian Sosial. Setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, usulan dari Padang Lawas Utara akan diproses lebih lanjut untuk masuk dalam tahap pembangunan Sekolah Rakyat permanen pada tahun berjalan.
Audiensi Dihadiri Perwakilan Pemkab
Dalam pertemuan audiensi tersebut, turut hadir Wakil Bupati Padang Lawas Utara Basrih Harahap, Kepala Dinas Sosial Zkhairun Harahap, Kepala Bidang Linjamsos Ihwan Harahap, serta Staf Bupati H. Awaluddin Harahap.






