Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyatakan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 akan segera dikoordinasikan kepada seluruh kepala daerah. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memantau progres implementasi program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo di tingkat daerah.
Arahan Fundamental Presiden
Bima Arya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menyampaikan beberapa arahan yang dinilai sangat fundamental. Pertama, pentingnya pemahaman mendalam mengenai kondisi global yang menuntut kerja keras dan kebersamaan dari berbagai pemangku kepentingan. Kedua, arahan mengenai pentingnya pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Ketiga, Presiden menekankan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
“Ini rasanya baru ya, Presiden menekankan betul bahwa kota-kota dan kabupaten di Indonesia harus bersih. Bahkan tadi Presiden mencanangkan gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan indah), nah ini diperkenalkan oleh Bapak Presiden,” ujar Bima Arya dalam siaran YouTube Kemendagri RI, Senin (2/2/2026).
Monitoring Program Prioritas
Lebih lanjut, Bima Arya menambahkan bahwa Kemendagri akan terus memonitor perkembangan program prioritas Presiden lainnya, seperti Kopdes Merah Putih, program MBG (Makin Berdaya Guna), dan Koperasi Nelayan. Seluruh program tersebut dikoordinasikan oleh satgas maupun menteri koordinator terkait.
“Setiap program prioritas itu kan ada timnya, ada Satgas Kopdes, ada Satgas MBG, ada yang fokus juga pada koperasi nelayan. Dan Menko yang bertanggung jawab mengoordinasikan itu secara rutin, kami sendiri Kemendagri itu kan memfasilitasi itu semua, setiap minggu kami bergiliran, bergantian memastikan target-target presiden itu tercapai, jumlah kopdes, jumlah penerima manfaat dari MBG, sekolah rakyat, sekolah garuda, itu dimonitor capaian-capaiannya,” jelas Bima Arya.
Penertiban Spanduk Iklan
Sebelumnya, dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta pemerintah daerah untuk menertibkan spanduk-spanduk iklan berukuran besar yang terpasang di sepanjang jalan. Tindakan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI.
Prabowo mengungkapkan kekecewaannya melihat banyaknya spanduk iklan di berbagai daerah. “Terus terang saja saya minta kepada pemerintah tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk, terlalu banyak,” kata Prabowo saat acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Ia menambahkan, “Kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin hampir nggak berbeda. Spanduk-spanduk, spanduk-spanduk, kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk.”






